Top 5 This Week

Related Posts

Dukung Ketahanan Pangan, Karutan Tanjung Pura Panen Raya Bersama Lapas Narkotika Langkat di Lahan Pasdu

Kompas.SBS – LANGKAT

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura, yang diwakili oleh Kepala Rutan (Karutan) Francisco Pandia, turut serta dalam kegiatan panen raya padi yang digelar oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat. Kegiatan ini berlangsung di area Ketahanan Pangan Pemasyarakatan Terpadu (Pasdu), Selasa (5/5/2026), yang merupakan hasil optimalisasi pemanfaatan lahan tidur di lingkungan kompleks pemasyarakatan.

Kegiatan panen ini merupakan implementasi langsung dari poin ke-8 dalam “15 Program Aksi” Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Program tersebut berfokus pada pencapaian kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di seluruh UPT Pemasyarakatan dengan memanfaatkan lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif (idle land). Melalui program ini, warga binaan diberdayakan untuk bekerja menggarap lahan di bawah pengawasan ketat petugas di luar tembok lembaga, yang sekaligus berfungsi sebagai bagian dari program asimilasi dan pelatihan keterampilan kemandirian (life skills).

Acara panen raya ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Indra Kesuma, didampingi oleh Karutan Tanjung Pura, Francisco Pandia. Turut hadir pula jajaran pejabat struktural kedua instansi, meliputi Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Kepala Subbagian Tata Usaha (Ka. Subbag TU), Plh. Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Kepala Seksi Pembinaan Narapidana (Binadik), serta para petugas terkait. Suasana terlihat khidmat dan penuh semangat kebersamaan saat para pejabat dan warga binaan secara simbolis memotong padi yang siap panen.

Dalam sambutannya, Plh. Kalapas Narkotika Langkat, Indra Kesuma, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pertanian biasa. “Ini adalah bagian dari transformasi besar-besaran Lapas menjadi institusi yang mampu memberikan kontribusi positif dan nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional. Lahan tidur kami ubah menjadi lumbung pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Karutan Tanjung Pura, Francisco Pandia, menyatakan bahwa kehadirannya dalam panen bersama ini adalah wujud sinergi dan komitmen kuat antar-UPT di wilayah Sumatera Utara. “Kami mendukung penuh langkah strategis Kemenimipas ini. Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa pemasyarakatan tidak hanya bertugas membina warga binaan, tetapi juga bisa menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stok pangan negara,” tegas Francisco.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa hambatan berarti. Keberhasilan panen perdana di area Pasdu Lapas Narkotika Langkat ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) lainnya untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi internal. Dengan demikian, program strategis kementerian untuk mewujudkan kemandirian pangan dan pemberdayaan warga binaan dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.

(Warianto)

Popular Articles