Top 5 This Week

Related Posts

Sinergi Disperbud Revitalisasi Makam Raja Indra Bungsu dan Penelusuran Jejak Kerajaan

Kompas.SBS – LANGKAT
Upaya serius dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya di Kabupaten Langkat terus digencarkan melalui sinergi strategis antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disperbud) bersama komunitas pegiat sejarah, Media Sejarah Langkat. Kali ini, fokus utama kedua pihak tertuju pada pelaksanaan kegiatan revitalisasi fisik dan penelusuran mendalam terkait sejarah Makam Raja Indra Bungsu, salah satu tokoh penting dalam silsilah Kesultanan Langkat.

Kegiatan yang penuh khidmat ini berlangsung di Desa Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, pada Senin (27/4/2026). Kunjungan lapangan dan kerja sama ini tidak hanya sekadar bertujuan untuk memperbaiki kondisi fisik atau merenovasi situs makam agar lebih layak dan terawat, melainkan juga memiliki misi mulia untuk menggali informasi historis yang mungkin belum terungkap. Para tim berupaya mendokumentasikan setiap detail cerita rakyat dan fakta sejarah seputar peninggalan Kerajaan Langkat yang memiliki nilai filosofis dan edukasi tinggi bagi masyarakat luas.

Ketua Media Sejarah Langkat, Rizqi Ramadhan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap aset cagar budaya yang kian tergerus zaman. Menurutnya, pelestarian sejarah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif dari komunitas dan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan selain untuk merevitalisasi makam agar terlihat lebih megah dan terawat, juga semata-mata ingin menggali lebih dalam situs-situs peninggalan Kerajaan Langkat. Kami khawatir jika tidak segera didokumentasikan dan dirawat, sejarah emas leluhur kita akan hilang ditelan zaman dan lupa oleh generasi muda,” ujar Rizqi Ramadhan dengan nada optimis.

Dalam pelaksanaannya, tim Media Sejarah Langkat tidak bergerak sendiri. Mereka didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ibu Nurelly Heriani Rambe, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam sektor pelestarian budaya. Kehadiran pejabat daerah ini memberikan semangat baru bagi para pegiat sejarah untuk terus berkarya.

Suasana semakin hangat dengan hadirnya tokoh-tokoh kunci setempat yang turut serta memantau jalannya kegiatan. Tampak hadir Tengku Mahdi, keturunan langsung Raja Indra Bungsu yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Langkat. Keberadaan beliau memberikan legitimasi adat dan kedalaman narasi sejarah dalam proses revitalisasi tersebut. Selain itu, Kepala Desa Paya Rengas dan berbagai unsur tokoh masyarakat setempat juga hadir dengan antusias, menyatakan dukungan penuh mereka agar situs bersejarah ini dapat menjadi kebanggaan desa dan destinasi edukasi budaya di masa depan.

Melalui sinergi erat antara pemerintah daerah, komunitas sejarah, tokoh adat, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan situs-situs bersejarah di Langkat dapat terjaga kelestariannya secara berkelanjutan. Langkah kolaboratif ini diyakini akan menjadikan makam Raja Indra Bungsu dan situs lainnya bukan hanya sebagai tempat ziarah, tetapi juga sebagai aset berharga yang mampu menanamkan rasa cinta tanah air dan identitas budaya bagi generasi mendatang.

(Warianto)

Popular Articles