Jalan Penghubung di Desa Betung Pali Rusak Parah, Petani Karet Terpaksa Lewat “Jalan Tikus”
PALI – Kondisi jalan penghubung antara Payung Serapuh menuju Paye Prabanon, Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan, saat ini sangat memprihatinkan. Jalan yang dibangun pada awal tahun 2023 tersebut kini rusak berat sehingga tidak dapat dilalui dengan layak.
Akibat kerusakan tersebut, warga, khususnya para petani karet yang setiap hari mencari nafkah melintasi jalan tersebut, merasa sangat terganggu dan gelisah. Banyak dari mereka yang terlambat mengantar hasil kebun ke tempat penampungan atau pasar karena harus menempuh perjalanan yang sulit.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Minggu (19/04/2026), kondisi permukaan jalan sudah tidak rata dan penuh dengan lubang-lubang besar. Padahal, usia jalan tersebut baru sekitar tiga tahun lebih sejak diresmikan dan digunakan.
“Jalan ini baru dipakai tiga tahun lebih, tapi kondisinya sudah sangat parah. Padahal seharusnya masih layak. Yang menjadi pertanyaan warga, meskipun jalan ini rusak, namun sampai saat ini belum ada perawatan atau perbaikan yang dilakukan, padahal kami tahu ada anggaran dana perawatan maupun untuk tebas bayang dan menambal lubang,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Karena kondisi jalan utama sudah tidak memungkinkan untuk dilalui, terpaksa para petani dan pengguna jalan lain harus memutar lewat jalan setapak atau yang dikenal warga sebagai “jalan tikus”. Hal ini tentu menyulitkan dan memakan waktu lebih lama.
Masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait atau dinas yang bertanggung jawab. Mereka meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki agar aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil karet, bisa kembali lancar.
“Kami memohon kepada pihak yang berwenang agar dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan. Segera lakukan perbaikan agar jalan Payung Serapuh menuju Paye Prabanon ini bisa kembali digunakan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. Tim

