Rabu, April 15, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Basarnas Bersama SAR Gabungan Temukan Nelayan Yang Jatuh ke Perairan Laut Indramayu

INDRAMAYU, Kompas.sbs — Operasi SAR hari kedua (H.2) terhadap kejadian Man Over Board (MOB) yang menimpa seorang nelayan dari Kapal KM. Julita Jaya di Perairan Laut Indramayu, Kabupaten Indramayu-Jawa Barat telah membuahkan hasil. Basarnas bersama SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban atas nama Tohir (49 tahun) dilaporkan jatuh dari perahunya saat melaut seorang diri.

Pada pukul 09.37 WIB, Basarnas bersama SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi tersangkut pada jaring nelayan di koordinat 6°17.049’S 108°04.063’E, atau sejauh 0,42 Nautical Mile dari Last Known Position (LKP). Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Dermaga Eretan menggunakan speed boat milik Ditpolair Cirebon dan kemudian dibawa ke Puskesmas Eretan untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan telah ditemukannya korban, pada pukul 10.35 WIB oleh Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan hasil sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban pada hari kedua pencarian, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh Tim SAR Gabungan yang telah bekerja maksimal di lapangan. Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.

Adapun kronologis kejadian, pada Senin (13/04) sekitar pukul 05.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi melaut seorang diri menggunakan KM. Julita Jaya. Sekitar pukul 07.30 WIB, saksi atas nama Carudin yang sedang menarik jaring menggunakan KM. Sri Rejeki melihat perahu milik korban dalam kondisi tanpa awak dan hampir menabrak perahunya di sekitar Perairan Kali Menir, Indramayu. Menyadari hal tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada Ketua KUD TPI Mina Bahari Eretan, yang kemudian diteruskan kepada pihak berwenang.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur di antaranya Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Barat, Satpolairud Polres Indramayu, serta potensi SAR lainnya.

( Saimin )

Popular Articles