JAKARTA, Kompas.sbs – Ety selaku orang tua dan keluarga pasien, didampingi oleh tim media yang memberitakan ini, memenuhi undangan resmi dari manajemen RS IHC Pelabuhan Jakarta, Senin (14/04/2026). Pertemuan ini diadakan dalam rangka klarifikasi terkait pemberitaan mengenai pelayanan yang dialami pasien anak dengan inisial D.P.K.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta yang diwakili oleh Manager Marketing dan tim, serta didampingi Manajer Farmasi serta Junior Supervisor Farmasi, secara terbuka mendengarkan masukan dan menyampaikan tanggapan resmi.
Pernyataan dan Permohonan Maaf
Manager Marketing mewakili Manajemen RS Pelabuhan menyampaikan terima kasih atas kehadiran pihak keluarga dan media, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami keluarga pasien dalam pelayanan yang diberikan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengobatan. Kami mengundang Ibu Ety ke sini untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik dan mendengar penjelasan secara langsung,” ujar Manager Marketing.
Klarifikasi Terkait Pelayanan
1. Tidak Ada Diskriminasi Peserta BPJS
Menanggapi dugaan adanya perbedaan perlakuan terhadap peserta BPJS Kesehatan, pihak manajemen menegaskan hal tersebut tidak benar.
“Kami mohon maaf jika dalam memberikan pelayanan masih terdapat kekurangan, pelayanan kami tidak membedakan jenis pasien, termasuk peserta BPJS. Kami sendiri sebagai insan rumah sakit pun juga menggunakan BPJS. Insya Allah tidak ada perbedaan perlakuan sama sekali antara pasien umum maupun peserta BPJS,” tegasnya.
2. Kendala Sistem yang Segera Diperbaiki
Pihak RS mengklarifikasi terkait antrian berjam-jam. “Nomer antrian yang tampil dilayar sesuai dengan urutan, nomor antrian sempat taerhenti dikarenakan petugas melayani obat pasien yang nomer sebelumnya sudah dipanggil tapi baru datang. Setelah itu antrian kembali berjalan normal,” ucap Manager Marketing.
3. Mekanisme Fasilitas Pengaduan
Dalam kesempatan tersebut, tim media juga menyampaikan masukan terkait sulitnya menemukan fasilitas saran dan pengaduan di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Menanggapi hal ini, pihak manajemen akan mengevaluasi ketersediaan & kemudahan aksess penyampaian masukan / saran dari pasien.
Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Di akhir penyampaiannya, perwakilan manajemen menegaskan komitmen pihak rumah sakit untuk melakukan perbaikan.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Kami akan segera memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut, mulai dari sistem, penempatan informasi, hingga peningkatan kualitas SDM. Kami berkomitmen akan melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh agar pelayanan ke depannya menjadi lebih baik dan prima,” tutupnya.
Sementara itu, sebagai pihak yang memberitakan, kami menyambut baik langkah klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan. Diharapkan komitmen perbaikan ini dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat.
Sumber & Penulis : Beks

