Bantaeng – KOMPAS., Hampir 8 Tahun berselang terbentuknya Kerukunan Bija Turatea Jeneponto (KBT) dengan Jumlah anggota lumayan juga namun di sayangkan banyak yg mengisi list tetapi di tunggu tak kunjung datang bahkan tetap seru juga
Mengawali acara halal bilhalal ini, ketua H,Hasanuddin dg Timung memberikan sambutan yg mana sangat bersyukur mengucapkan rasa terimakasih kepada para pendiri yg tak sempat di sebut satu persatu dengan berdirinya kerukunan Bija Turatea di Bantaeng Jumat 10/4/2025
Membuat dan mengajak para orang orang Jeneponto yg lama sudah tinggal di Bantaeng ,dapat berkumpul bersama sama bersilaturrahim
Dan KBT ini bukan saja berkumpul bahkan dapat memberikan solidaritas kepedulian terhadap sesama contoh bila ada yg kena musibah ,orang sakit KBT itu selalu mengunjungi dan dapat berbagi memberikan semangat bagi mereka
Jadi itualh inti dari pada terbentuknya Kerukunan Bija Turatea ungkapnya

Juga sempat memberikan wejangan rohani AZIS dg Lallo mengenai arti halal bilhalal dalam pertemuan ini
Yaitu manusia tidak ada yg sempurna dan yang dapat saling memaafkan Satu SMA yang lainnya
Dalam Islam itu hanya tiga hari berselisih paham Namun setelah itu saling memaafkan dan yg paling berat itu adalah meminta maaf dan memberi maaf
Kenapa karena satu sama lain masing masing ada rasa gengsi,ada rasa iri dan dengki di hati kita
Jadi untuk mendapatkan surga maka penerima maaf itu benar2, tulus dalam hati
Setiap manusia
Dan diakahiri membacakan doa kepada BPK Almarhum pendiri H,Abd Rasyid Dg Sibali Alfatihah
Laporan. : Suarni , Kabiro Bantaeng Sulsel

