BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.
Wakil Wali Kota Sabang Gaspol Percepatan Sertifikasi Tanah, Tegaskan Penataan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut
MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || SABANG-ACEH, Kamis, 9 April 2026 — Pemerintah Kota Sabang menunjukkan keseriusan tinggi dalam membenahi tata kelola pertanahan. Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, memimpin langsung audiensi strategis bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Sabang, Kamis (09/04) pagi, di ruang kerjanya.
Audiensi yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB itu menjadi forum konsolidasi penting lintas sektor, dihadiri Asisten I Setdako Sabang, Kepala Dinas PUPR, Kepala BPKD, Kepala Bidang Aset, serta jajaran terkait lainnya. Fokus utama: percepatan sertifikasi tanah, pengamanan aset daerah, dan penegasan kepastian hukum atas kepemilikan lahan.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota, Drs. Suradji Junus, menegaskan bahwa penataan aset dan sertifikasi tanah tidak boleh lagi berjalan lambat atau parsial. Ia menuntut langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Ini bukan sekadar urusan administrasi. Ini menyangkut kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, dan kredibilitas pemerintah daerah. Tidak boleh ada lagi aset yang tidak jelas statusnya,” tegasnya dengan nada serius.
Suradji Junus juga menekankan bahwa program sertifikasi tanah harus menjadi agenda prioritas tahunan yang dieksekusi secara konsisten, dengan dukungan penuh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia mengingatkan pentingnya disiplin dalam melengkapi persyaratan administrasi agar proses tidak tersendat di lapangan.
“Semua pihak harus bergerak dalam satu irama. Koordinasi bukan formalitas, tapi keharusan. Kita ingin hasil nyata, bukan sekadar wacana,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Sabang, Ihsan Rivano, S.T., M.T., menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses sertifikasi tanah, sekaligus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur dan kelengkapan administrasi.
Ia juga mengungkapkan bahwa penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat, termasuk secara simbolis, akan terus didorong sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan kepastian hukum atas tanah rakyat.
Dalam pembahasan, sejumlah isu krusial turut mengemuka, mulai dari inventarisasi aset daerah yang belum tersertifikasi, optimalisasi sinergi antarinstansi, hingga penyelesaian hambatan teknis dan administratif yang selama ini memperlambat proses di lapangan.
Audiensi ini sekaligus menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kota Sabang: membangun sistem pertanahan yang tertib, transparan, dan berintegritas, sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung dinamis dan penuh substansi, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kuat seluruh pihak dalam mengakselerasi reformasi tata kelola aset dan pertanahan di Kota Sabang.
#Reporter/Perss Kompas.sbs.-Wilayah Sabang : MJ Novi Karno
#Sumber/Photo : Humas Wakil Walikota Sabang : Heru
#Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

