Sabtu, April 4, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

BUMDes Maju Sejahtera Desa Matani Jual Daging Babi Hasil Ketahanan Pangan, Harga Lebih Murah dari Pasaran

Minahasa Selatan, Fakta Berita– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Sejahtera Desa Matani menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan tahun 2025 dengan melakukan penjualan hasil ternak kepada masyarakat setempat.
Salah satu hasil yang dipasarkan adalah daging babi dengan harga Rp70 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai terjangkau dan lebih murah dibandingkan harga pasar pada umumnya, sehingga mendapat respons positif dari warga Desa Matani.

Diketahui, dalam program ketahanan pangan tahun 2025, BUMDes Maju Sejahtera mengembangkan usaha ternak babi sebanyak 30 ekor serta melakukan penanaman cabe keriting sebagai bagian dari upaya meningkatkan ekonomi desa dan ketersediaan pangan lokal.

Direktur BUMDes Maju Sejahtera, Gledo Lamia, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata pengelolaan dana desa yang produktif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berupaya agar hasil dari program ketahanan pangan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penjualan daging babi dengan harga yang lebih terjangkau ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami untuk membantu warga, sekaligus mendorong perputaran ekonomi di desa,” ujar Lamia.

Sementara itu, Sekretaris BUMDes Maju Sejahtera, Olvie Tulung, menambahkan bahwa pengelolaan program dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat desa.

“Kami memastikan setiap tahapan, mulai dari pengembangan ternak hingga penjualan hasil, dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Harapannya, program ini tidak hanya membantu kebutuhan pangan warga, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan BUMDes yang baik dan berkelanjutan,” ungkap Tulung. Ia juga menegaskan bahwa ke depan BUMDes akan terus berupaya meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas sektor produktif lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan BUMDes Maju Sejahtera dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi desa serta memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.(Nals)

Popular Articles