BREAKING NEWS
Diduga Keracunan Massal Usai Santap Bakso, Ratusan Warga Padati Puskesmas Simpang Mamplam
MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || 27 Februari 2026-BIREUEN,ACEH — Ratusan warga dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan setelah menyantap menu bakso pada Kamis malam, 26 Februari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tersebut menyebabkan Puskesmas Simpang Mamplam dipadati pasien dalam waktu bersamaan.
Berdasarkan laporan lapangan M. Ali (Warga Bireuen), jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 200 orang Lebih. Para pasien datang dengan keluhan serupa, di antaranya mual hebat, muntah-muntah, sakit perut, pusing, hingga beberapa dilaporkan pingsan tak lama setelah mengonsumsi bakso.
Sejumlah saksi mata menuturkan bahwa beberapa anak mengalami muntah sesaat setelah makan. “Baru selesai makan bakso, langsung muntah dan lemas. Ada juga yang sampai tidak sadarkan diri,” ujar seorang warga yang mendampingi keluarganya ke puskesmas.
Foto dari lokasi menunjukkan suasana mencekam di depan ruang UGD 24 Jam Puskesmas Simpang Mamplam. Halaman hingga pintu masuk dipenuhi warga yang mengantar keluarga mereka untuk mendapatkan pertolongan medis. Tenaga kesehatan tampak bekerja ekstra di tengah lonjakan pasien yang datang hampir bersamaan.
Keterbatasan ruang perawatan membuat sebagian pasien harus menunggu di lorong dan area sekitar UGD. Petugas medis segera melakukan tindakan darurat, termasuk pemberian cairan infus dan observasi intensif guna mencegah kondisi memburuk. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait korban jiwa.
Pihak berwenang dikabarkan mulai melakukan penelusuran terhadap sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut. Sampel makanan disebut akan diuji untuk memastikan kandungan yang memicu insiden ini.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius tentang pentingnya pengawasan keamanan pangan, terutama dalam penyajian makanan secara massal. Masyarakat diimbau tetap tenang dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, pusing, atau lemas setelah mengonsumsi makanan.
Situasi di Simpang Mamplam hingga dini hari masih dalam penanganan intensif. Aparat dan tenaga kesehatan terus berupaya memastikan kondisi para korban stabil serta mengantisipasi kemungkinan penambahan pasien.
~ Sumber Foto & Laporan Lapangan: M. Ali (Warga Bireuen)
~Reporter Perss Kompas.sbs.-Aceh-Novi Karno
~RedaksiNasional-KOMPAS.SBS.

