Ulang Tahun Andriansyah, DPD Tani Merdeka Sabang, Februari 2026 : Dihujani Ucapan dari Kepala Daerah,Teguhkan Komitmen Kemandirian Petani
MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || SABANG, ACEH – Februari 2026 menjadi momentum istimewa bagi Andriansyah, pengurus DPD Tani Merdeka Kota Sabang. Pertambahan usia yang ia rayakan tahun ini bukan sekadar seremoni personal, melainkan refleksi kedewasaan kepemimpinan dan pengabdian panjang dalam memperjuangkan aspirasi petani di Kota Sabang,Rabu,11/2/2026.
Suasana hangat dan penuh apresiasi mewarnai hari istimewa tersebut. Ucapan dan doa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga tingkat nasional.
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, bersama Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, Menyampaikan harapan dan penghargaan atas dedikasi Andriansyah dalam menguatkan gerakan Tani Merdeka di daerah. Dukungan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan organisasi petani dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.
Lebih membanggakan lagi, perhatian dan ucapan juga datang dari Presiden Republik Indonesia. Bagi keluarga besar Tani Merdeka Sabang, hal ini bukan sekadar kehormatan, melainkan suntikan semangat untuk terus berkontribusi dalam agenda besar ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Di internal organisasi, Andriansyah dikenal sebagai figur yang tenang, tegas, dan matang dalam mengambil sikap. Ia konsisten membangun jembatan komunikasi antara petani dan pemangku kebijakan, memastikan setiap aspirasi tersampaikan dengan data yang kuat dan pendekatan yang solutif.
Selama ini, ia aktif mendorong penguatan basis data petani sebagai fondasi perencanaan program yang tepat sasaran. Ia juga memperjuangkan akses terhadap sarana produksi — mulai dari benih unggul, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan) — serta menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar petani mampu meningkatkan produktivitas secara profesional dan mandiri.
Dalam refleksi pertambahan usianya, Andriansyah menegaskan bahwa Tani Merdeka Sabang harus terus menjadi pusat edukasi dan penguatan kapasitas petani.
“Petani tidak hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga edukasi, pendampingan, dan sinergi kebijakan yang berkelanjutan. Jika petani kuat dan sejahtera, maka daerah akan berdiri kokoh,” tegasnya.
Menurutnya, modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas SDM petani, serta penguatan hilirisasi dan pemasaran hasil tani menjadi agenda strategis ke depan.
Kota Sabang sendiri memiliki potensi besar di sektor pertanian, mulai dari padi ladang, hortikultura, hingga komoditas perkebunan seperti cengkeh dan hasil tani bernilai ekonomi tinggi lainnya. Dengan perencanaan terukur dan kolaborasi lintas sektor, Tani Merdeka Sabang diyakini mampu menjadi motor penggerak pertanian modern yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Momentum ulang tahun Februari 2026 ini menjadi simbol komitmen baru: memperkuat solidaritas, menjaga integritas perjuangan, serta memastikan kesejahteraan petani tetap menjadi prioritas utama.
Dengan visi yang jelas, kepemimpinan yang matang, dan dukungan dari berbagai elemen, Andriansyah melangkah mantap bersama Tani Merdeka Sabang menuju pertanian yang mandiri, berdaulat, dan bermartabat.
~Reporter Perss Kompas.sbs.-Aceh -Novi Karno
~RedaksiNasional-KOMPAS.SBS.

