Kota Bitung, Kompas-Hujan deras disertai angin kencang, memporak-porandakan tenda tamu VIP untuk acara Festival Tring Pegadaian
Puncak Festival Tring Pegadaian di selenggarakan bertempat di Kantor PT Pegadaian Cabang Bitung tepatnya di Jl. Yos Sudarso No.3, Bitung Tim., Kec. Maesa, Kota Bitung, Sabtu 31/01/2026.
Nampak acara festival tring pegadaian di rangkaikan dengan Penyanyi lokal Cocolense dan masyarakat kota bitung menghadiri acara tersebut.
Usai, kegiatan festival tring pegadaian tenda yang sedianya untuk tamu VIP ini pun roboh.
nampak tenda dan kursi yang sudah ditempati tadi pagi oleh Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado Maksum, yang membawahi wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, dan Papua, serta Deputy PT Pegadaian Area Manado ll, R. Bambang Heru Subiyanto, forkopimda kota bitung dan para UMKM kota bitung yang lainnya terlihat sudah basah terkena air hujan.
Tiang penyangga tenda VIP patah akibat diterjang angin.
Sekiranya pukul 22.10 Wita, hujan cukup deras disertai angin yang kencang.
Peristiwa robohnya tenda tamu VIP itu terjadi sekiranya pukul 22.23 Wita, Sabtu 31/01/2026.
Satu di antara pekerja yang enggan disebut namanya menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi kurang lebih beberapa menit yang lalu.
“Karena angin kencang tiba-tiba abruk hingga patah itu karena hujan dan angin yang kencang,” ucapnya.

Saat kejadian, kata dia, para pekerja sedang sibuk memegangi tenda – tenda yang kecil supaya tidak ikut dihembuskan oleh angin.
“Kejadian itu ada korban dan kebetulan korban tersebut sementara melewati tenda VIP tetapi tiba-tiba tenda tersebut di terjang angin kencang dan tenda tersebut tertimpa sama korban namun dugaan pada panitia festival tring pegadaian sibuk dengan kepribadian masing-masing sampai tenda tersebut tidak bisa di tahan karena angin kencang,”ungkapnya.
Ia menyebutkan kursi yang disiapkan oleh festival tring pegadaian untuk tamu VIP dan

Persiapan pendirian tenda VIP itu sudah ada sejak tadi pagi tetapi tenda tersebut tidak pakai pemberat untuk menahan tenda VIP tersebut.
Untuk memperbaiki tenda lanjut kata dia, menunggu hujan agak mereda.
“Ada puluhan kursi tapi bagaimana lagi hujan kayak gini, paling nanti kalau sudah reda baru dibenarkan,” ujarnya.
Sebagai informasi jika kegiatan festival tring pegadaian sejak dari tadi pagi dan kegiatan di malam hari di rangkaikan dengan musisi lokal tetapi acara festival tring pegadaian di tutup pada pukul 22.50 wita.
Ironisnya, Korban atas nama ili di saat di tanyakan sama masyarakat kelihatan korban kena Sok Dengan kejadian yang mana korban tertindas Dengan tenda VIP, Saat tertindas korban punya kaki sebelah bengkak akibat tertindas tenda.
Akibat terjadinya tenda VIP roboh Pihak panitia festival tring pegadaian langsung mengambil tindakan untuk membawa korban ke rumah sakit Dr Wahyu Slamet Kota Bitung untuk memeriksa kesehatan korban untuk lebih jelas yang di alami korban,” Ungkapnya.
Anehnya, Panitia festival tring pegadaian melarang sama masyarakat yang melakukan video atas kejadian tenda VIP roboh tetapi di dalam keterbukaan informasi publik yang mana Setiap orang bisa mengambil dokumen dan video atas kejadian yang ada, tetapi kenapa pihak Panitia festival tring pegadaian dugaan melarang masyarakat melakukan video atau mengambil dokumen yang terjadi di lapangan.
Hingga berita ini di terbitkan, Pihak PT Pegadaian Area Manado ll belum berikan keterangan resmi atas kejadian tenda VIP roboh.

