Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Memasuki Musim Tanam Rendeng Polres Indramayu Himbau Petani Jangan Gunakan Jebakan Tikus Listrik

Indramayu, Kompas.sbs – Masih adanya petani di Kabupaten Indramayu yang gunakan jebakan hama tikus gunakan instalasi listrik hingga mengakibatkan korban jiwa.

Hal tersebut menjadi perhatian dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Indramayu, untuk mencegah agar tidak lagi terulang petani dihimbau jangan gunakan jebakan tikus instalasi listrik, mengingat saat ini di Kabupaten Indramayu sudah memasuki musim tanam rendeng.

“Sekarang sudah mulai terlihat dibeberapa wilayah Kabupaten Indramayu akan memasuki musim tanam, ada yang sudah semai tanaman padi juga,” ucap Kapolres Indramayu AKBP M Fajar Gemilang melalui KBO Sat Binmas IPTU Tasim, Rabu (14/1/2026).

Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti jatuhnya korban jiwa akibat jebakan tikus yang gunakan instalasi listrik yang dipasang petani untuk mengatasi serangan hama tikus, Sat Binmas Polres Indramayu secara masif melakukan sosialisasi kepada para petani dampak yang ditimbulkan dari penggunaan jebakan tikus tersebut.

Tasim menghimbau kepada semua petani agar lebih bijak dalam mengatasi serangan hama tikus, terutama dalam memilih metode penanganan hama agar aman dan tidak bahayakan sendiri ataupun petani lainnya bahkan bisa mengakibatkan kematian.

“Beberapa bulan lalu kita dengar ada korban karena jebakan tikus dengan instalasi listrik, untuk itu kita himbau jangan lagi gunakan, lebih baik gunakan metode jebakan konvensional atau dengan cara gotong royong,” kata Tasim.

Tasim juga menyarankan kepada para petani agar gunakan cara yang lebih aman, seperti gropyokan tikus, berdayakan predator alami seperti penyediaan rumah burung hantu (Rubuha) disetiap hamparan sawah yang bisa dihuni sebagai sarang burung hantu liar.

“Bisa juga dengan pengasapan gunakan belerang pada sarang tikus, mari peduli dan saling menjaga untuk keselamatan bersama, petani makmur rakyat sejahtera,” ujarnya.

Senada diungkapkan Ketua KTNA Kabupaten Indramayu H Sutatang, pihaknya juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh petani di Kabupaten Indramayu agar dalam mengatasi serangan hama tikus dengan bijak, gunakan metode yang tidak membahayakan keselamatan petani itu sendiri.

“Ada beberapa rekomendasi ya, seperti lebih mengutamakan pada gotong royong gropyokan tikus, dan pengasapan, itu paling aman, atau gunakan teknologi jebakan tikus yang direkomendasikan para PPL,” ujarnya.***

Popular Articles