BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.
Wujud Jariyah Alumni Haji Furoda 2023 PT Nur Ramadhan Yogyakarta Bersama Ustad Azhar Kiran hadirkan Air Bersih di Dayah Al Hikmah Pidie Jaya
MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || 21 MARET 2026 || TRIENGGADENG, PIDIE JAYA – Suasana penuh keberkahan menyelimuti Desa Meue, Kecamatan Trienggadeng, saat fasilitas Sumur Bor Waqaf di Dayah dan Balai Pengajian Al Hikmah resmi beroperasi.
Kehadiran sumber air ini terasa sangat istimewa karena mulai digunakan tepat pada hari ke-27 Ramadhan 1447 H / 2026 M.
Hadirnya sumur bor ini tidak terlepas dari peran Ustadz Azhar Kiran, sosok kunci di belakang layar yang menginisiasi dan menjembatani kolaborasi kemanusiaan ini.
Melalui dedikasinya, niat mulia para Alumni Haji Furoda Tahun 2023 PT Nur Ramadhan Yogyakarta di bawah arahan Bapak Haji Machfud dapat terwujud nyata bagi masyarakat di Negeri Japakeh.
Tgk Ti Hasanah, selaku Pimpinan Dayah dan Balai Pengajian Al Hikmah, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur yang mendalam atas bantuan ini.
“Alhamdulillah, para santri sangat bahagia, penuh syukur, dan sangat berterima kasih. Di hari ke-27 Ramadhan ini, Allah kirimkan rahmat melalui tangan-tangan mulia.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Haji Machfud, keluarga besar PT Nur Ramadhan Yogyakarta, dan terutama kepada ananda Azhar Kiran sebagai sosok penggerak di balik hadirnya sumur bor ini,” ungkap Tgk Ti Hasanah.
Beliau juga menekankan besarnya fadhilah bulan Ramadhan bagi para donatur. “Di bulan suci ini, setiap amal kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda.
Setiap tetes air yang digunakan santri untuk berwudhu, bersuci, dan menghafal Al-Qur’an akan menjadi aliran pahala jariyah yang tak terputus bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan sumur ini,” tambahnya penuh doa.
Ustadz Azhar Kiran menyatakan bahwa kebahagiaan para santri di penghujung Ramadhan adalah berkah yang luar biasa. “Ini adalah wujud nyata ukhuwah Islamiyah antara Yogyakarta dan Pidie Jaya. Semoga sumur bor waqaf ini menjadi saksi kebaikan kita semua di akhirat kelak,” tuturnya rendah hati.
Kini, setiap kali adzan berkumandang di Desa Meue, aliran air waqaf ini akan menemani langkah suci para santri, menjadi simbol kepedulian yang takkan lekang oleh waktu di Tanah Pidie Jaya.
~Reporter/Perss KOMPAS.SBS.-Wilayah Sabang (MJ Novi Karno)
~Sumber/Photo : Tgk.Azhar Pidie
~Rilis/RedaksiNasional :KOMPAS.SBS.

