Minsel, Kompas.SBS – SMK Negeri 1 Tumpaan resmi menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2026 yang berlangsung mulai 13 hingga 27 April 2026. Sebanyak 152 siswa dari delapan jurusan mengikuti kegiatan yang menjadi evaluasi akhir sebelum kelulusan tersebut.
Adapun delapan jurusan yang mengikuti UKK meliputi Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, Akuntansi, Pemasaran Bisnis Retail, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Alat Berat, Teknik Sepeda Motor, Teknik Otomotif, serta Desain Komunikasi Visual.
Pembukaan UKK berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan sekolah, guru, serta peserta didik. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Tanty Yakoba Langkai, S.Pd., M.Pd, mengatakan UKK menjadi tolok ukur kemampuan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun di SMK.
“UKK bukan hanya sekadar ujian, tetapi menjadi tolok ukur sejauh mana kompetensi dan keterampilan siswa selama menempuh tiga tahun pendidikan di SMK. Ini adalah momen penting untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Kepala SMK Negeri 1 Tumpaan, Drs. Fredy Nicolas Lengkong, menegaskan pentingnya kesiapan mental, keterampilan, serta integritas peserta didik dalam menghadapi UKK.
“Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti UKK dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, dan mampu menunjukkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. Ini langkah awal menuju dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” katanya.
Ia menambahkan pelaksanaan UKK dirancang sesuai standar dunia usaha dan dunia industri, sehingga lulusan diharapkan memiliki daya saing tinggi dan siap terjun ke dunia profesional, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minsel-Mitra yang diwakili Kepala Seksi Pembinaan SMK GTK, Rini Badar, S.Sos., MAP, menyebut UKK merupakan tahapan penting dalam sistem pendidikan vokasi.
“UKK menjadi sarana untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sesuai standar dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, pelaksanaannya harus profesional, objektif, dan berintegritas,” ungkapnya.
Ia juga mendorong peserta didik memanfaatkan UKK sebagai kesempatan membuktikan kemampuan sebelum memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
“Kepada seluruh peserta didik, UKK ini merupakan kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan, keterampilan, serta kesiapan kalian. Tunjukkan dengan percaya diri, disiplin, dan kejujuran,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasie SMA PKLK Vanny Sondakh, S.Sos, Staf Cabang Dinas Minsel Mitra Angelia Lanasa, S.Pd, Quincy Lengkong, S.IP, serta Roberto Kandouw.
Dengan pelaksanaan UKK Tahun 2026 ini, SMK Negeri 1 Tumpaan berharap dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.(Nals)

