Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Trofeo Cup 2026 Menggema! Sehari Penuh Gengsi di Lapangan Pertamina Kebun Merica |Kompas.sbs.-News

Trofeo Cup 2026 Menggema! Sehari Penuh Gengsi di Lapangan Pertamina Kebun Merica, Tiga Tim Pulau Weh Siap Bertarung

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || SABANG, ACEH –Kamis,12 Februari 2026-Aroma persaingan dan semangat persaudaraan akan menyatu di atas rumput hijau. Besok, Jum’at (13/2/2026) mulai pukul 15.30 WIB, Lapangan Pertamina Kebun Merica, Kecamatan Sukakarya, akan menjadi saksi pertarungan tiga kekuatan terbaik sepakbola Pulau Weh dalam Trofeo Cup 2026.

Bukan sekadar laga persahabatan. Ini adalah panggung gengsi. Ini adalah panggilan kebangkitan.

Tiga nama besar – Taruna FC, Boss FC (Sabang All Star), dan Bertoh FC – akan saling menguji taktik, mental, dan harga diri dalam format trofeo yang padat dan penuh tensi. Dalam satu hari, segalanya dipertaruhkan.

🔥 Adu Strategi, Adu Mental, Adu Kreasi Di Lapangan
Trofeo Cup menghadirkan tiga karakter permainan berbeda yang siap meledakkan atmosfer pertandingan:
Taruna FC dikenal dengan disiplin taktik dan kolektivitas solid yang sulit ditembus.
Boss FC (Sabang All Star) membawa pengalaman, kematangan, dan sentuhan pemain-pemain sarat jam terbang.
Bertoh FC tampil dengan energi muda, agresivitas tinggi, dan determinasi tanpa kompromi.

Perpaduan tiga gaya bermain ini dipastikan menyajikan laga cepat, keras, dan penuh strategi sejak peluit pertama dibunyikan.
Tidak ada ruang santai. Setiap menit berarti.

Momentum Kebangkitan Sepakbola Sabang
Ketua PSSI Kota Sabang, Romy Hidayat, menegaskan bahwa Trofeo Cup bukan sekadar turnamen satu hari, melainkan bagian dari fondasi besar membangun kembali kejayaan sepakbola Sabang.

“Trofeo Cup ini adalah ajang silaturahmi antar tim terbaik di Pulau Weh. Sepakbola adalah alat pemersatu. Kita ingin memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas permainan, dan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di Sabang,” tegas Romy.

Ia menambahkan, walau digelar sehari, turnamen ini dirancang dengan semangat besar.

“Ini bukan soal durasi. Ini soal komitmen. Kita ingin Sabang bangkit lewat sepakbola dan mampu berbicara di level yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Dukungan Forkompinda, Jaminan Laga Aman dan Kondusif
Trofeo Cup 2026 juga akan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Sabang, sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga sekaligus memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran unsur pimpinan daerah menjadi sinyal kuat bahwa sepakbola Sabang mendapat perhatian serius sebagai sarana pembinaan generasi muda dan perekat sosial masyarakat.

Lebih dari Trofi, Ini Soal Pertandingan Silaturahmi
Trofeo Cup diharapkan menjadi titik awal konsolidasi besar sepakbola Sabang. PSSI menargetkan lahirnya kalender kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Dari lapangan ini, bibit-bibit terbaik akan lahir. Dari pertandingan ini, mental juara ditempa.
Sabang tidak ingin hanya menjadi penonton dalam peta sepakbola Aceh. Sabang ingin diperhitungkan.

Besok Sore, Semua Mata ke Kebun Merica
PSSI Sabang mengajak seluruh masyarakat Pulau Weh untuk hadir langsung, membawa keluarga, menjaga ketertiban, dan mendukung dengan semangat sportivitas.

Karena sepakbola bukan hanya tentang menang dan kalah.
Sepakbola adalah tentang kebersamaan.
Tentang identitas.
Tentang kebanggaan daerah.

Satu hari. Tiga tim. Satu tekad besar.
Sabang bangkit lewat sepakbola.
Besok, sejarah kecil itu dimulai.

~Reporter Perss Kompas.sbs.-Aceh -Novi Karno 

~Sumber -PSSI Sabang

~RedaksiNasional-KOMPAS.SBS.

Popular Articles