Top 5 This Week

Related Posts

Tiga Atlet Wushu Sabang Matangkan Persiapan, Siap Berlaga di Selekda Aceh 2026 | Kompas.sbs

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS

Tiga Atlet Wushu Sabang Matangkan Persiapan, Siap Berlaga di Selekda Aceh 2026

SABANG — KOMPAS.SBS | 11 OKTOBER 2026 | Tiga atlet Wushu Kota Sabang, Rizkan Rahmawan, Mifta Hulzannah, dan Siti Nurhaliza, terus mematangkan persiapan menjelang Seleksi Daerah (Selekda) Wushu Aceh Tahun 2026 di Banda Aceh. Dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik, disiplin latihan, dan kesiapan mental, ketiganya diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik sekaligus membawa nama Kota Sabang di tingkat provinsi.

Ketiga atlet tersebut dijadwalkan bertolak ke Banda Aceh pada Jumat, 23 Oktober 2026, untuk mengikuti Selekda yang berlangsung Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Wushu Aceh, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh.

Menjelang agenda tersebut, program pemantapan fisik dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, mulai Senin, 12 Oktober, hingga Kamis, 22 Oktober 2026. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan, serta memastikan para atlet berada dalam kondisi optimal saat menghadapi persaingan.

Persiapan tersebut didampingi pelatih Wushu Sabang, Didi Sasmita, bersama asisten pelatih Firman, di bawah pembinaan Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu Kota Sabang. Dukungan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Sabang juga diharapkan memperkuat kesinambungan pembinaan dan pengembangan prestasi atlet.

Iwan Codet: Disiplin dan kesiapan mental menjadi kunci
Ketua Pengcab Wushu Sabang, Muhammad Ridwan, yang akrab disapa Iwan Codet, menegaskan bahwa persiapan menghadapi Selekda tidak hanya berorientasi pada kekuatan fisik. Disiplin, konsistensi latihan, kesiapan mental, dan kesungguhan mengikuti arahan pelatih juga menjadi faktor penting dalam menunjang penampilan atlet.

“Mulai 12 hingga 22 Oktober, kami memfokuskan persiapan fisik dan menjaga kondisi ketiga atlet agar tetap prima. Kami ingin Rizkan, Mifta, dan Siti Nurhaliza berangkat dengan persiapan yang matang serta kesiapan mental untuk menghadapi seleksi,” ujar Iwan Codet.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Selekda merupakan kesempatan penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan, mengevaluasi hasil latihan, serta menambah pengalaman menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

Ia berharap ketiga atlet dapat menjalani seluruh tahapan persiapan secara serius, menjaga kondisi tubuh, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami berharap ketiga atlet mengikuti seluruh program latihan dengan serius, menjaga kondisi tubuh, dan tetap disiplin.

Kami sebagai pelatih akan memberikan pendampingan serta arahan agar mereka bisa tampil sebaik mungkin. Harapan kami, mereka mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Kota Sabang dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Dukungan pembinaan untuk masa depan olahraga Sabang
Iwan Codet juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap atlet, bukan hanya ketika mereka memasuki arena pertandingan, melainkan sejak proses latihan hingga pengembangan kemampuan.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga membutuhkan sinergi antara organisasi olahraga, pelatih, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan atlet lokal.

“Kita tentu berharap ketiga atlet Wushu Sabang dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tampil maksimal di Selekda Aceh. Mereka membawa nama Kota Sabang, sehingga semangat, disiplin, dan sportivitas harus menjadi pegangan saat bertanding,” ungkapnya.

“Dukungan kepada atlet jangan hanya diberikan ketika mereka berlaga, tetapi juga melalui perhatian terhadap proses latihan dan pembinaan. Mudah-mudahan perjuangan Rizkan, Mifta, dan Siti Nurhaliza dapat memberikan hasil terbaik serta menjadi motivasi bagi generasi muda Sabang untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga,” demikian Iwan Codet.

Dispora Sabang diharapkan memperkuat binaan atlet
binaan olahraga daerah membutuhkan proses yang konsisten dan berkesinambungan. Keikutsertaan atlet dalam kompetisi menjadi salah satu bagian dari upaya mengembangkan kemampuan, mengukur hasil latihan, dan memperluas pengalaman bertanding.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sabang, Abdullah, S.E., menjadi salah satu unsur pemerintah daerah dalam mendukung binaan olahraga. Peran tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi pengembangan atlet sekaligus membuka kesempatan bagi putra-putri daerah untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing.

Dalam konteks pembinaan tersebut, dukungan terhadap atlet Wushu Sabang diharapkan berjalan seiring dengan pendampingan pelatih, kedisiplinan atlet, dan kerja sama seluruh unsur terkait.

Keikutsertaan Rizkan Rahmawan, Mifta Hulzannah, dan Siti Nurhaliza di Selekda Aceh menjadi momentum untuk mendorong pembinaan yang lebih terarah, sekaligus memperkuat semangat generasi muda agar berani mengembangkan potensi melalui olahraga.

Tiga atlet tercatat dalam daftar peserta Selekda
Berdasarkan lampiran surat pemberitahuan Pengurus Provinsi Wushu Indonesia Aceh Nomor 144/WI-ACEH/X/2026 tertanggal 6 Oktober 2026, ketiga atlet Sabang tersebut tercantum dalam daftar peserta berdasarkan hasil Babak Kualifikasi PORA IV Wushu Aceh Tahun 2026.

Rizkan Rahmawan tercatat pada kelas sanda senior putra 70 kilogram. Sementara itu, Siti Nurhaliza tercatat pada kelas sanda senior putri 56 kilogram, sedangkan Mifta Hulzannah pada kelas sanda senior putri 60 kilogram.

Dalam lampiran tersebut, masing-masing atlet tercantum dengan keterangan peringkat I pada kelasnya. Keterangan itu merujuk pada hasil kualifikasi yang menjadi dasar pencantuman peserta, bukan hasil Selekda yang baru akan berlangsung pada 24 Oktober 2026.

Selekda yang diselenggarakan Pengprov Wushu Indonesia Aceh merupakan bagian dari tahapan pembinaan dan pemantapan atlet yang dipersiapkan menghadapi PRAPON Wushu Tahun 2027. Karena itu, agenda tersebut memiliki arti penting dalam perjalanan atlet menuju persaingan pada tingkat berikutnya.

Membawa nama Sabang dengan semangat juang dan sportivitas
Bagi Kota Sabang, keikutsertaan Rizkan Rahmawan, Mifta Hulzannah, dan Siti Nurhaliza bukan sekadar kehadiran dalam sebuah kompetisi. Momen ini menjadi bagian dari perjalanan pembinaan olahraga daerah yang membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan yang konsisten.

Dengan pendampingan pelatih Didi Sasmita dan asisten pelatih Firman, ketiganya diharapkan mampu menjalani program persiapan secara optimal hingga keberangkatan menuju Banda Aceh.

Perjalanan menuju prestasi tidak hanya ditentukan oleh semangat, tetapi juga oleh konsistensi latihan, kondisi fisik, ketahanan mental, penguasaan teknik, dan kemampuan menghadapi tekanan pertandingan.

Keberangkatan pada 23 Oktober 2026 akan menjadi langkah penting bagi kontingen Wushu Sabang dalam menghadapi Selekda Aceh. Harapan untuk meraih hasil terbaik bertumpu pada kerja keras para atlet, pendampingan pelatih, serta komitmen bersama dalam membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

Kini, fokus ketiga atlet tersebut adalah memanfaatkan waktu persiapan sebaik mungkin, menjaga kebugaran, dan tampil dengan penuh percaya diri. Dengan semangat juang dan sportivitas, Rizkan, Mifta, dan Siti Nurhaliza diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Kota Sabang di arena Wushu Aceh 2026.

-Reporter/Pers Media Kompas.sbs -Wilayah Sabang : MJ Eric Karno 

Popular Articles