Top 5 This Week

Related Posts

Tanggapi Keluhan Warga Dirut RSUD CIERENG,dr.H Acmad Nasuhi Minta Maaf Kepada pihak Keluarga Pasen

*Tanggapi Keluhan Warga,Dirut RSUD CIERENG dr.H.Acmad Nasuhi Minta Maaf Kepihak Keluarga Pasen*

Kompas SBS, Subang –
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Ciereng Kabupaten Subang dr H.Acmad Nasuhi menyampaikan klarifikasi resmi terkait keluhan salah seorang pasen mengenai pelayanan di instalasi farmasi.

Isu mengenai adanya salah pemberian obat yang dikeluhkan, dipastikan sebagai bentuk miskomunikasi teknis dalam pemberian obat.

Direktur Utama RSUD dr.H.Acmad Nasuhi menegaskan tidak ada kesengajaan pihak farmasi pemberian obat kepada pasen bukan peruntukannya.

Menurutnya, seluruh prosedur pemberian obat kepada pasen selalu didasarkan pada resep yang dikeluarkan oleh dokter spesialis dan tercatat dalam integritas rumah sakit.

“Kami telah melakukan penelusuran mendalam dan meminta keterangan langsung dari bagian farmasi.Hasilnya tidak ditemukan adanya kesengajaan pemberian obat yang terjadi ini, adalah murni miskomunikasi terkait salah pemberian obat kepada pasen” kata dr H.Acmad Nasuhi kepada wartawan Jumat (28/8/2026).

dr.Acmad Nasuhi juga menekankan bahwa RSUD Ciereng sangat menjunjung tinggi profesionalisme dibagian farmasi.

Dalam peryataannya, dr.H Acmad Nasuhi menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pihak kelurga yang dirugikan sekaligus terdampak atas kejadian tersebut.

“Atas nama manejemen RSUD Subang, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar -besarnya kepada bapak BNY dan keluarga atas ketidaknyamanan serta kekhawatiran yang ditimbulkan akibat kesalahan proses pemberian obat” Ujarnya Acmad Nasuhi

Lebih lanjut, Direktur berjanji akan segera melakukan perbaikan menyeluruh pada sistem pelayanan di RSUD Subang “kami akan mengevaluasi dan memperbaiki SOP
Pelayanan, khususnya di instalasi farmasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali tegasnya.

RSUD Subang berkomitmen untuk terus terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat.
Pihak Rumah Sakit Umum Ciereng juga mengajak keluarga pasen untuk terus berkoordinasi agar penyelesaian dapat dilakukan secara baik.

“Atas kejadian ini, kami memohon maaf karena telah membuat pasen merasa kurang nyaman, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki, sistem komunikasi internal antara perawat, dokter, dan bagian farmasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali” tandasnya.

Dengan klarifikasi ini, pihak RSUD berharap spekulasi mengenai salah pemberian obat ditengah masyarakat dapat mereda, mengingat fungsi kontrol pemberian obat di rumah sakit dijalankan dengan sistem pengawasan yang ketat.

Reporter kompas SBS
D. Jekiw.

Popular Articles