Kalbar, Sintang: Sangking dongkolnya, Masyarakatpun meminta agar Bupati, Pertamina maupun Polres mengambil tindakan terhadap pemilik SPBU, Sesar, yang rutin melakukan praktek penyimpangan BBM Subsidi ke pihak ketiga.
” Kami mohon Bupati dan Kapolres jangan vakum. Terjunkan Tim dan selidiki SPBU 64.786.17 yang tidak melayani antrian umum, tetapi khusus untuk mobil siluman dan truck tertutup terpal, ” harap warga setempat yang tampak kecewa berat.
Ia mengatakan, masak kami selama ini harus beli minyak di kios tepu jalan dengan harga tinggi. Kan percuma ada SPBU disini tetapi tidak melayani masyarakat umum. Polisi, Pertamina dan Bupati jangan diam dong kalau tidak mau disebut terima jatah. Ambil tindakan cepat, agar wujud distribusi BBM berjalan sempurna tidak menyimpang dari ketentuan.
Kita juga terima kasih banyak kepada media yang sudah membantu keluhan masyarakat lewat pemberitaan. Hanya, meskipun jarang digubris pemerintah, Polres maupun Pertamina, paling tidak ini menjadi warning bagi SPBU agar tidak bermain kotor.
” Memang sih konsumen mobil penimbun serta truck tertutup terpal, yang jelas buat maling emas, beli dengan harga tinggi dan bisa bikin dompet tebal, namun masyarakat kecil juga harus merasakan dong BBM Subsidi, ungkapnya.
Berangkat dari dasar diatas, ia berharap pihak pertamina, Polres dan Bupati, cek lapangan, jangan dengar orang yang dibayar, kelokasi SPBU 64.786.17 di Kapuas Kiri Hulu Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang.(007/Danil.A)

