Amurang, KOMPAS, SBS — SMA Katolik Aquino Amurang melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS) berbasis Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tahun 2026 sebagai bagian dari evaluasi akhir bagi peserta didik kelas XII. Kegiatan ini digelar di lingkungan sekolah dengan menampilkan presentasi hasil penelitian siswa yang telah disusun selama proses pembelajaran dan berlangsung pada tanggal 13 hingga 21 April 2026.

Dalam pelaksanaan ujian tersebut, para siswa mempresentasikan karya ilmiah di hadapan tim penguji dengan menggunakan media presentasi serta menampilkan dokumentasi proses penelitian. Materi yang disampaikan beragam, mulai dari pengolahan bahan, pemanfaatan limbah, hingga inovasi produk sederhana yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti dengan sesi tanya jawab dari penguji untuk mengukur pemahaman siswa terhadap penelitian yang telah dilakukan. Selain itu, siswa juga menunjukkan contoh hasil karya sebagai bagian dari penilaian praktik.
Kepala SMA Katolik Aquino Amurang, Kanisia Lengkong, S.Pd., M.M., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Ujian Akhir Sekolah berbasis Karya Tulis Ilmiah merupakan langkah untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan presentasi siswa.
“Melalui ujian berbasis KTI ini, kami ingin mendorong siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu melakukan penelitian sederhana dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Tahun ini kegiatan diikuti oleh total 83 siswa yang telah mempersiapkan karya mereka dengan baik,” ujar Kepala Sekolah.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Wilayah Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, Arie Toloh, memberikan apresiasi atas pelaksanaan UAS berbasis KTI di SMA Katolik Aquino Amurang. Menurutnya, model ujian seperti ini mampu mengembangkan kemampuan analisis, kreativitas, serta kemandirian siswa dalam melakukan penelitian.
“Ujian berbasis karya tulis ilmiah menjadi salah satu bentuk evaluasi yang mendorong siswa lebih aktif dan inovatif. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena dapat meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan problem solving,” ujar Arie Toloh.
Ia juga menambahkan bahwa Cabang Dinas Pendidikan mendukung sekolah-sekolah yang mengembangkan budaya penelitian sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah berbasis Karya Tulis Ilmiah Tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kompetensi akademik sekaligus menumbuhkan budaya penelitian di lingkungan SMA Katolik Aquino Amurang. (Nals)