Rabu, Maret 25, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Ratusan Santri dan Siswa Indonesia Siap Unjuk Prestasi di Era Digital Bersama Sang Guru Inovasi Aceh Azhar

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Gebyar Ramadhan 1447 H Memasuki Fase Pamungkas, Ratusan Santri dan Siswa Indonesia Siap Unjuk Prestasi di Era Digital Bersama Sang Guru Inovasi Aceh Azhar Kiran

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || SELASA,10 MARET 2026 || ACEH – Semarak Ramadhan 1447 Hijriah semakin terasa dengan hadirnya Gebyar Festival Ramadhan dalam Platform Belajar Mandiri Produktif & Kreatif yang kini resmi memasuki Fase ke-3 atau fase pamungkas. Ajang ini menjadi panggung inspiratif sekaligus prestisius bagi ratusan santri dan siswa dari berbagai penjuru Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di era pembelajaran digital.

Kegiatan edukatif dan religius ini dibimbing langsung oleh Sang Guru Inovasi Aceh, Ustad Azhar Kiran, yang dikenal aktif mendorong lahirnya generasi muda kreatif, religius, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui festival ini, para peserta tidak hanya ditantang untuk berkompetisi, tetapi juga ditempa untuk membangun mental juara, keberanian tampil, serta semangat syiar Islam melalui media digital.

Memasuki fase penentuan, antusiasme peserta semakin meningkat. Hingga saat ini tercatat sekitar 200 santri dan siswa dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia telah bergabung dalam jaringan Belajar Mandiri Produktif & Kreatif untuk mengikuti kompetisi tersebut. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelas 1 Sekolah Dasar hingga kelas 12 Sekolah Menengah Atas, menjadikan festival ini sebagai ruang pembinaan generasi muda lintas usia yang penuh inspirasi.

Juri Profesional Berkelas Nasional
Keistimewaan festival ini semakin terasa karena menghadirkan dewan juri profesional dan berpengalaman yang berasal dari berbagai bidang seni, dakwah, dan pendidikan Islam.

Beberapa cabang lomba yang diperlombakan antara lain:
• Tilawah dan Tartil Al-Qur’an, dinilai oleh Qari Internasional asal Medan dan Banda Aceh.
• Qasidah dan Selawat, dinilai oleh penyanyi religi ternama Aceh asal Bireuen.
• Bahasa dan Dakwah, dinilai oleh da’i kondang sekaligus pakar bahasa dari Pidie.
• Seni Kaligrafi Islam, dinilai oleh kaligrafer terbaik Aceh asal Pidie Jaya dan Aceh Utara.

Dengan menghadirkan juri berkaliber tersebut, setiap peserta dituntut untuk menampilkan karya terbaik, kreatif, dan inspiratif dalam bentuk video yang direkam secara mandiri sebagai bagian dari kompetisi daring.

Apresiasi dan Hadiah Menarik
Sebagai bentuk apresiasi, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang, di antaranya uang tunai, Al-Qur’an baru, perlengkapan ibadah, serta paket alat kebersihan yang akan dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Tidak hanya para juara, seluruh peserta yang berpartisipasi dengan mengirimkan video terbaiknya juga akan mendapatkan piagam penghargaan, sebagai bukti partisipasi dan kenangan berharga dalam menyemarakkan Ramadhan melalui karya dan prestasi.

Pengiriman hadiah direncanakan dilakukan secara serentak pada 15 Maret 2026, sementara kegiatan “Unboxing Day” akan digelar pada 16 Maret 2026 sebagai momentum berbagi kebahagiaan serta menampilkan testimoni para pemenang.

Pesan Inspiratif Sang Guru Inovasi
Di tengah persiapan fase pamungkas tersebut, Ustad Azhar Kiran menyampaikan pesan penuh inspirasi kepada para peserta agar menjadikan kompetisi ini sebagai sarana pembentukan karakter dan mental juara.

“Anak-anakku, para santri dan siswa kebanggaan bangsa. Fase ini bukan sekadar tentang siapa yang paling merdu suaranya atau siapa yang paling indah karyanya. Ini adalah tentang keberanian untuk tampil dan keikhlasan untuk terus belajar. Video yang kalian kirimkan adalah bagian dari syiar, dan setiap detiknya menjadi amal jariyah,” ungkapnya penuh semangat.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan kompetisi berbasis digital justru menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkembang di tengah perubahan zaman.

“Kalian adalah generasi emas masa depan. Jangan takut dinilai oleh para juri hebat. Mereka hadir untuk mengapresiasi keberanian kalian. Jadilah generasi yang berani memulai ketika yang lain masih ragu,” tambahnya.

Catat Jadwal Penting Festival
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk memperhatikan jadwal pelaksanaan fase akhir festival:
6 – 12 Maret 2026 : Masa latihan dan perekaman video
13 Maret 2026 (18.00 WIB) : Batas akhir pengiriman video
14 Maret 2026 : Pengumuman pemenang
16 Maret 2026 : Unboxing Day dan testimoni pemenang
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda muslim yang kreatif, percaya diri, dan berprestasi, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah dan pengembangan potensi diri.

Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, para santri dan siswa Indonesia diajak untuk berani tampil, berkarya, dan mengukir prestasi, sekaligus membanggakan orang tua, guru, dan daerah asal masing-masing.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

~Reporter/Perss KOMPAS.SBS.-ACEH (NOVI KARNO)

~Sumber/Photo : Tgk Azhar Pidie 

~RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Popular Articles