Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Prajurit Terbaik TNI AL Gugur Di Medan Tugas, Berikut Ini Kronologisnya.

Gorontalo, Kompas-Prajurit Yonif 9 Marinir, Sertu (Anumerta) Rein Pasau asal Gorontalo yang menjadi salah satu korban bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat tiba di Bandara Djalaludin pada Sabtu (31/01/2026) pagi sekitar pukul 07.57 wita.

Jenazah disambut upacara militer sebelum kemudian diberangkatkan ke rumah duka di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

 

Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau merupakan salah satu korban dari 23 prajurit marinir yang tertimbun tanah longsor saat menjalani latihan di Jawa Barat.

Jenazah tiba dirumah duka sekitar pukul 09.39 wita diiringi isak tangis keluarga dan kerabat.

Usai upacara pemakaman Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau, melalui Danlanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana mengungkapkan bahwa setelah jenazah ditemukan kemudian dipulangkan ke Gorontalo dan hari ini dilakukan pemakaman secara militer.

 

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan pemakaman secara militer pahlawan kita pahlawan bangsa telah gugur dalam melaksanakan tugas,” ujar Letkol Laut (P) Hanny kepada awak media ini.

 

“Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau yang kemarin telah ditemukan oleh tim pencari dan hari ini juga sudah diterbangkan ke Gorontalo, kemudian kita terima tadi pagi di bandara, kemudian langsung kita makamkan secara militer,” lanjutnya.

 

 

Danlanal Gorontalo juga mengatakan bahwa Rein Pasau mendapatkan kenaikan pangkat dari Panglima TNI setelah gugur dalam menjalankan tugas.

 

“Tentu, si Rein Pasau ini telah gugur dalam tugas dari Panglima TNI dinaikkan satu pangkat lebih tinggi dari Serda menjadi Sertu,” ucap Letkol Laut (P) Hanny.

 

Jelas Letkol Laut (P) Hanny, Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau ditemukan oleh tim pencari pada Jumat (30/01/3026) setelah hilang sejak Sabtu (24/01/2026) lalu.

 

“Kemarin sudah ditemukan untuk korban Rein Pasau ini, sementara ini memang baru 5 korban yang diketemukan dari 23 marinir yang hilang kontak,” bebernya.

Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau sebelumnya mendaftarkan diri sebagai prajurit TNI-AL di tahun 2022 atau kurang lebih telah bertugas selama 3 tahun. Hingga kini korban belum menikah, dan meninggal seorang ibu dan 5 saudara

Popular Articles