Kalbar, Sambas: Seorang ibu hamil dengan perut agak mulas bergegas pergi ke RSUD Sambas. Sesampainya Disana tanpa ada pemeriksaan awal, petugas rumah sakit bilang, baru pembukaan dua, belum waktunya, pulang saja. Namun setibanya dirumah, dalam hitungan menit, ibu tersebut melahirkan seorang bayi sehat tanpa bantuan perawat RSUD Sambas yang jarang ikut Diklat.
Masyarakat menilai anjuran pulang yang diucapkan petugas rumah sakit, menunjukkan ketidak profesionalan person dan lemahnya wujud pelayanan maksimal rumah sakit terhadap pasien darurat yang butuh pertolongan.
” Ini bentuk tidak profesionalnya para petugas dalam menjalankan misi sosial rumah sakit. Mestinya, ketika ada pasien datang, dengan tujuan meminta bantuan penanganan secara medis, mereka langsung melakukan pemeriksaan awal sebagai tindakan pertolongan pertama.
” Tetapi yang terjadi justru menyimpang dari kode etik dan prosudur pelayanan kesehatan rumah sakit. Pasien datang, tanpa melihat kondisi yang sebenarnya, langsung disuruh balik lagi. Ini yang membuat kami bingung, ” ujar pembesuk di RSUD Sambas.
Pembesuk tadi mengatakan, Ia begitu was-was dan kuatir atas pristiwa tersebut. ” Kita takut juga sih peristiwa ini terulang. Apalagi pas kebetulan yang kena keluarga saya, otomatis dong emosi didalam naik ketingkat dewa, ” terangnya.
Kita berharap Kepala RSUD Kabupaten Sambas menjelaskan ke publik, jangan terbang melulu, protap pelayanan sekaligus melakukan pembinaan terhadap petugas yang asal jawab dan berani mengambil keputusan tanpa memakai dasar ilmu pelayanan.(007/Danil.A)

