_Audiensi dengan Sekda Lahat Hasilkan Komitmen Sinergi Tekan Kemiskinan Lewat Program Tepat Sasaran_
*Lahat* – Komitmen memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lahat melalui audiensi strategis bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat di ruang kerja Sekda, Selasa (29/4/2026). Pertemuan ini menjadi tonggak penting kolaborasi antara lembaga zakat dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran ZIS sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Lahat beserta jajaran pengurus memaparkan _roadmap_ penguatan tata kelola ZIS berbasis digital, transparansi, dan akuntabilitas. Fokus utama pembahasan adalah integrasi program-program Baznas dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab. Lahat, khususnya pada sektor penanggulangan kemiskinan ekstrem, pemberdayaan UMKM mustahik, dan bantuan pendidikan serta kesehatan.
“Sinergi dengan Pemkab Lahat adalah kunci. Tanpa dukungan regulasi dan data dari pemerintah, zakat sulit bergerak masif dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan setiap rupiah dana umat benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan menciptakan perubahan,” tegas Ketua Baznas Kab. Lahat saat menyerahkan dokumen rencana kerja kepada Sekda.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan Pemkab Lahat siap menjadi mitra strategis Baznas mulai dari hulu hingga hilir. Bentuk dukungan meliputi: fasilitasi sosialisasi zakat ASN dan perusahaan, integrasi data kemiskinan by name by address, hingga pendampingan penyaluran program.
“Potensi zakat di Lahat sangat besar. Jika dikelola secara modern dan profesional, dampaknya akan luar biasa. Kolaborasi Baznas dan Pemkab ini diharapkan memberi dampak nyata, terutama menekan angka kemiskinan dan meningkatkan indeks kesejahteraan masyarakat,” ujar Sekda usai menerima dokumen kerja dari pengurus Baznas.
*Langkah Konkret ke Depan*
Dari hasil audiensi, kedua pihak menyepakati 3 agenda prioritas: *Pertama*, pembentukan Tim Terpadu Pengelolaan ZIS tingkat Kabupaten yang melibatkan OPD terkait. *Kedua*, digitalisasi layanan zakat melalui aplikasi dan QRIS untuk memudahkan muzakki. *Ketiga*, peluncuran _Kampung Zakat_ di desa prioritas kemiskinan sebagai pilot project penyaluran produktif.
Melalui sinergi ini, Baznas dan Pemkab Lahat optimistis mampu membangun ekosistem zakat yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif. Tata kelola yang akuntabel diharapkan meningkatkan kepercayaan publik, sehingga partisipasi muzakki semakin tinggi dan manfaat ZIS kian dirasakan seluruh lapisan masyarakat Lahat.
*Foto*: Sekretaris Daerah Kab. Lahat menerima dokumen rencana kerja dari jajaran pengurus Baznas Kab. Lahat di ruang kerja Sekda, Selasa (29/4/2026). Nampak sinergi kuat kedua lembaga untuk mewujudkan Lahat yang lebih sejahtera.
*(Jms/Naswani)*
