Sulawesi Utara, Kompas-Kapal motor penumpang KM Alisa dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan antara Pulau Gangga dan Likupang, Kamis (5/2/2026) sore. Insiden tersebut sempat viral di media sosial.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, KM Alisa memiliki panjang 17,50 meter dan lebar 3,25 meter. Kapal tersebut dinakhodai Kapten Abson Bawaele (67).
Personel TNI AL Kodaeral VIII Letkol Dewa Rai Parwata selaku Kadister Kodaeral VIII, yang saat itu berada di atas kapal menjelaskan, kecelakaan terjadi saat kapal mengangkut sejumlah penumpang.
“Pada saat kejadian, terdapat 10 personel Kodaeral VIII yang juga menjadi penumpang. Mereka langsung terjun dari kapal untuk membantu penumpang yang jatuh ke laut,” ujar Dewa Rai Parwata kepada media ini, Kamis malam.5 februari 2026.
Letkol I Dewa menuturkan, para penumpang yang berhasil diselamatkan kemudian diamankan menggunakan perahu milik masyarakat, nelayan, serta perahu perusahaan Mutiara Erguji Sinar Insani.

“Penumpang dievakuasi ke Desa Gangga, Desa Tambun, dan Desa Talise menggunakan perahu masyarakat, nelayan, serta perahu perusahaan,” katanya.
Terkait jumlah penumpang, Dewa Rai menyebut masih dalam pendataan.
“Diperkirakan ada sekitar puluhan penumpang di dalam kapal tersebut. Untuk jumlah pastinya kami masih berkoordinasi dengan pihak syahbandar,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Satuan Patroli Kodaeral VIII Manado Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP menyatakan bahwa Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Trisenanto Suhendi,S.E., M.Tr. Opsla langsung merespons kejadian tersebut untuk menggerakkan unsur KRI dam KAL untuk membantu evakuasi.
“Sore tadi unsur Satrol Kodaeral VIII, yakni KRI Selar-879 dan KAL PTL, telah menuju lokasi kejadian. Besok direncanakan akan dilakukan evakuasi lanjutan penumpang dari Talise ke Manado. Saat ini unsur sudah bergerak menuju Likupang,” jelasnya.
Berdasarkan laporan situasi terkini Kodaeral VIII telah meng _Standby_ kan dukungan kesehatan beruoa mobil ambulance dan 1 tim kesehatan yang saat ini disiagakan di Pos Likupang.
“Tim dukkes standby dengan kekuatan enam personel, didukung satu unit ambulans dan satu unit Triton untuk mengantisipasi kebutuhan medis penumpang KM Alisa,” pungkas Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D.

