KARO SUMUT,Kompas.SBS| Desa Sempajaya atau sering disebut Peceren adalah salah satu desa di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara, terletak di dataran tinggi, dikenal memiliki kawasan wisata dan infrastruktur tanah pertanian yang memumpuni dan terus berkembang, mempunyai iklim sejuk khas Berastagi, Desa ini sering menjadi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) karena potensinya dalam bidang pariwisata dan pertanian, desa yang luas dan terus berkembang dalam pembangunan, desa ini juga merupakan salah satu desa dengan pengelolaan dana desa yang dinilai baik.

Dalam kesempatan ini Desa Sempajaya kembali memperhatikan para petani agar terus dapat mandiri dan berbenah juga tetap memfokuskan agar tanah lahan pertanian di Kawasan Sempajaya terjaga dan subur, kali Pemerintah Desa ( Pemdes) Sempajaya melakukan kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor ( IPB) melakukan penelitian dan pelatihan.
Didalam kunjungan kerja dan pelatihan ini Pemerintah Desa Sempajaya menghadirkan narasumber dari Dosen IPB Bogor dan juga dari Dinas Pertanian Kabupaten Karo, dengan peserta Petani dari Gapoktan, Pemerhati Pertanian, Perangkat Desa dan juga Bumdes, di Jambur Desa Sempajaya Sabtu (11/04/2026) mulai pukul 09.00 Wib Sampai dengan selesai.
Kegiatan ini memaparkan teknik pembuatan data dan rekomendasi pemupukan partisipatif. dan juga langsung mengecek PH tanah di beberapa titik di lahan pertanian Sempajaya untuk diteliti.

Mengawali acara sosialisasi penelitian dan pelatihan ini, Kepala Desa Sempajaya, Meliala Purba mengatakan kegiatan ini berdampak positif, kita mempunyai penduduk ribuan jiwa, dan banyak yang bermata pencarian dari Petani, hal ini sangatlah dibutuhkan.” Pungkasnya.
Teknik pembuatan data dan rekomendasi pemupukan partisipatif adalah pendekatan kaloboratif yang melibatkan petani secara aktif dalam pengumpulan data lahan, analisis kebutuhan unsur hara, dan penentuan dosis pupuk, pendekatan ini bertujuan menghasilkan rekomendasi spesifik lokasi, akurat dan sesuai kemampuan petani.” Ungkapnya.
Narasumber dari ITB, Profesor Baba Barus memberikan paparan dan pandangan, untuk tujuan petani lebih maju, beliau mengatakan kalau ini adalah ” Dosen Pulang Kampung”. untuk menuangkan ilmu.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Michael Purba, S.T.P., M.M melalui Kepala Bidang ( Kabid) Hultikultura Ronal Jamo Simangungsong SP., M.Si mengatakan melalui kegiatan ini, Desa Sempajaya mampu menyajikan, data pertanian khususnya data lahan pertanian yang presisi sehingga mampu menjadi acuan dalam pembangunan pertanian yang presisi pula, khususnya dalam pola tanam, pola bududaya, kebutuhan infrastruktur pertanian serta pengelolaan pertanian lainnya.” Jelasnya.

Ronal Jamo menambahkan, kita patut apresiasi Tim Karo IPB yang memberikan perhatiannya terhadap kemajuan pertanian di Kabuten Karo, hal ini juga merupakan upaya dari Pemerintahan Daerah dibawah kepemimpinan Bapak Bupati Karo, Bapak Antonius Ginting dalam menjalin kerja sama keseluruh pihak dalam pembangunan pertanian karo.” Bebernya.
Didalam acara sosialisasi ini ada sesi diskusi dan tanya jawab, yang melibatkan para peserta dan pembawa materi.
Usai acara sosialisasi para peserta yang tergabung dalam tim melakukan pengecekan tanah, yang akan dilakukan penelitian, usai pengecekan dan membawa sample, mereka kembali kumpul di Jambur Sempajaya dan makan siang bersama.
Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

