Top 5 This Week

Related Posts

Partai Gerakan Rakyat Resmi Kantongi SKT Kemenkum Aceh, Perkuat Konsolidasi Politik Berbasis Kearifan Lokal

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Partai Gerakan Rakyat Resmi Kantongi SKT Kemenkum Aceh, Perkuat Konsolidasi Politik Berbasis Kearifan Lokal

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH

KOMPAS.SBS.-NEWS || 26 MEI 2026 || BANDA ACEH — Partai Gerakan Rakyat resmi mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia Kantor Wilayah Aceh. Legalitas tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan eksistensi dan konsolidasi partai dalam membangun gerakan politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat serta berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Aceh.

SKT tersebut diterbitkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Republik Indonesia Aceh dengan Nomor: W1-AH.11.04-442, yang ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Dr. Drs. Meurah Budiman, S.H., M.H.

Dalam surat keterangan itu dijelaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat telah resmi terdaftar pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Aceh dan telah memiliki kepengurusan tingkat provinsi yang berkedudukan di Jalan T. P. Nyak Makam No. 37, Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

Legalitas kepengurusan tersebut juga diperkuat berdasarkan Surat Keputusan Internal Partai Gerakan Rakyat Nomor: A/206/Kpts/DPP-GR/KU-SJ/I/2026 tertanggal 19 Januari 2026.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Aceh, H. Mustafa Ibrahim, selanjutnya menyerahkan langsung Surat Keterangan Terdaftar (SKT) tersebut kepada Wakil Ketua Umum DPP sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera dan Aceh, JM. Saiful, S.E., M.M., untuk segera dibawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta sebagai bagian dari penguatan administrasi dan konsolidasi nasional partai.

JM. Saiful menyampaikan bahwa terbitnya SKT tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang dan kerja kolektif seluruh kader Partai Gerakan Rakyat di Aceh. Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari semangat persatuan, loyalitas, dan budaya gotong royong yang terus dijaga oleh seluruh elemen partai.

“Ini bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi simbol pengakuan negara terhadap eksistensi Partai Gerakan Rakyat di Aceh. Semua ini terwujud berkat kekompakan, kerja keras, dan semangat kebersamaan seluruh kader,” ujar JM. Saiful.

Ia juga mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Gerakan Rakyat di Aceh untuk terus menjaga soliditas organisasi, memperkuat komunikasi internal, serta menyatukan visi perjuangan demi membesarkan partai di tengah masyarakat Aceh.

Dalam konteks politik nasional, semangat perubahan yang dibangun Partai Gerakan Rakyat juga kerap dikaitkan dengan gagasan politik yang selama ini diperjuangkan oleh Anies Rasyid Baswedan. Sosok tersebut dikenal luas sebagai figur yang mengedepankan politik gagasan, pembangunan sumber daya manusia, serta demokrasi yang inklusif dan berkeadilan.

Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Partai Gerakan Rakyat yang ingin menghadirkan politik yang lebih dekat dengan rakyat, terbuka terhadap aspirasi masyarakat, dan berpihak pada kepentingan daerah.

Di Aceh, kehadiran Partai Gerakan Rakyat disebut tidak hanya berorientasi pada penguatan kekuatan politik semata, namun juga berkomitmen menjaga identitas budaya dan nilai-nilai adat istiadat masyarakat Aceh. Prinsip musyawarah, religiusitas, serta budaya gotong royong menjadi landasan penting dalam menjalankan aktivitas politik yang santun dan bermartabat.

Selain itu, partai tersebut juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang partisipasi bagi generasi muda, mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan, serta memperkuat pendidikan politik masyarakat agar demokrasi berjalan lebih sehat dan produktif.

Dengan telah diterbitkannya SKT oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia Kantor Wilayah Aceh, Partai Gerakan Rakyat optimistis dapat terus berkembang sebagai wadah perjuangan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi rakyat Aceh di tingkat daerah maupun nasional.

Sebagai penutup, JM. Saiful menegaskan bahwa perjuangan politik sejatinya bukan hanya tentang kekuasaan, melainkan tentang pengabdian kepada rakyat serta membangun peradaban politik yang berintegritas.

“Partai Gerakan Rakyat hadir sebagai rumah perjuangan rakyat. Dengan semangat persaudaraan, nilai keacehan, dan gotong royong, kami ingin menghadirkan politik yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber/Photo : Setiaraya

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Aceh : MJ Novi Karno 

-Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Popular Articles