Rabu, Maret 25, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Narkoba Adalah Penjajah Tanpa Wajah, Peran Penting Masyarakat Dibutuhkan

 

KARO SUMUT, Kompas.SBS| Memberikan edukasi, pemahaman terkait bahaya narkoba dan juga pencegahan serta gerak cepat menangani bagi mereka penyalahgunaan narkoba sangat perlu diterapkan kepada masyarakat, serta melibatkan tokoh tokoh seperti tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintahan desa, kelurahan juga kecamatan dan keterlibatan Karang Taruna yang bisa memberikan edukasi, ini salah satu hal yang efektif untuk mempersempit ruang gerak narkoba.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu Agen Pemulihan (AP) Intervensi Berbasis Masyarakat ( IBM) Erianto Perangin-Angin saat dikonfirmasi Wartawan Media Indonesia24News.net, Senin ( 16/03/2026) sekira pukul 19.30 Wib di Kede Kopi Ranting Cukra Lau Jalan Djamin Ginting’s Simpang Lau Gendek Desa Dolat Rakyat Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Erianto Perangin-Angin mengatakan tetap perlunya memperluas akses layanan dan pemahaman, apa itu Narkoba, bahaya narkoba dan dampak dari narkoba tersebut, karena masyarakat banyak yang tidak paham, sehingga belum bisa menerapkan ke Keluarga, kita sudah seharusnya bijak agar tidak dipijak, dan kita harus mengakui bahwa Narkoba adalah penjajah tanpa wajah.”Ujar Erianto Perangin-Angin.

Erianto Perangin-Angin mengatakan juga pentingnya mengenali perubahan didalam keluarga, medekteksi penyalahgunaan narkoba dari dini juga perlu, jangan sudah parah baru mencari penanganan dan solusi.” Pungkas Erianto Perangin Angin yang juga penggiat Perlindungan Anak ini.

BNN mempunyai sebuah program yaitu program Intervensi Berbasis Masyarakat ( IBM) ini strategi utama untuk memperluas akses layanan rehabilitasi NAPZA ( Narkotika, Psikotrapika dan Zat Adiktif) dengan melibatkan masyarakat secara aktif, ini adalah peluang kita masyarakat untuk diberi pengetahuan dan juga edukasi cara penanganan, ya kalau udah parah yang mau direhabilitasi kita bisa langsung minta bantuan BNN.”Terangnya.

Banyak sekarang masyarakat tidak paham dan mengerti saat mereka menghadapi di Keluarga ada penyalahgunaan narkoba, sehingga tanpa disadari pembiaran dilakukan, banyak masyarakat yang menganggap pemakai adalah penjahat, yang sudah selayaknya dijauhi, yang akhirnya menjadi bumerang sendiri, penanganan dan pedampingan diawal perlu diterapkan.”Kata Ketua Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara ini.

Ingat program IBM ini bertujuan memperdayakan masyarakat untuk menjaga lingkungannya sendiri dari ancaman narkoba, kehadiran saya tadi kemari karena tadi kita dipanggil dan mengedukasi masyarakat, yang menurut pengakuan mereka di Keluarga mereka ada penyalahgunaan narkoba, kita belum sempat ketemu dengan korban, karena keluarga juga tidak mengetahui keberadaanya.” Kata Erianto Perangin-Angin.

Saat ditanya oleh Media apa keunggulan program IBM ini, Erianto mengatakan program ini dirancang untuk masyarakat, sehingga lebih humanis dan partisipatif, di program ini juga mendapatkan rehabilitasi gratis.” Ungkapnya.

Jangan terlalu pesimis dan juga terlalu kita berharap kalau terkait narkoba ini adalah tanggung jawab mereka pihak Aparat Penegak Hukum ( APH) dan BNN, tapi ini tanggung jawab kita bersama, tanpa peran aktif masyarakat, mustahil kita bisa berbuat banyak, jadi nanti kita sambung lagi, karena kita masih mau diskusi dengan beberapa tokoh, kata Erianto Perangin Angin sambil menunjuk ke Meja yang lain disana terlihat ada beberapa orang kumpul.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Popular Articles