Top 5 This Week

Related Posts

Monster Pabrik Rambut”Guncang Perfilman Nasional,Ubah Dunia Kerja Jadi Teror Psikologis Mencekam Tahun Ini

Jakarta, Kompas.Sbs— Rabu (29/4/2026)Industri perfilman Indonesia kembali bersiap menyambut gelombang horor baru lewat film Monster Pabrik Rambut, karya terbaru sutradara Edwin yang menghadirkan kengerian dari sesuatu yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat modern: tekanan dunia kerja.

Film produksi Palari Films ini tampil berbeda dari kebanyakan film horor arus utama, Bukan sekadar menghadirkan sosok menyeramkan atau kejutan mendadak, Monster Pabrik Rambut justru membawa penonton masuk ke atmosfer kerja penuh tekanan, kelelahan, dan ketakutan yang perlahan menghancurkan sisi manusiawi para pekerjanya.

Trailer resmi yang dirilis memperlihatkan suasana pabrik yang suram dan menyesakkan, Wajah-wajah pekerja tampak kehilangan harapan, sementara rutinitas kerja tanpa henti berubah menjadi mimpi buruk yang sulit dibedakan dari kenyataan,Di balik mesin-mesin produksi dan aturan kerja yang kaku, tersimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terungkap.

Cerita film berfokus pada dua saudari, Putri dan Ida, yang memutuskan bekerja di sebuah pabrik rambut untuk mencari jawaban atas kematian misterius ibu mereka, Namun semakin dalam mereka menyelidiki, semakin banyak keanehan yang muncul,Pabrik tersebut ternyata menyimpan teror yang jauh lebih mengerikan dibanding dugaan awal mereka.

Salah satu elemen paling menarik hadir lewat karakter Bona yang diperankan Iqbaal Ramadhan,Tokoh ini digambarkan memiliki kemampuan regenerasi tubuh menyerupai axolotl, hewan amfibi asal Meksiko yang mampu memperbaiki jaringan tubuhnya sendiri, Simbol tersebut menjadi metafora kuat tentang manusia modern yang dipaksa terus bekerja, tetap produktif, dan terus “pulih” meski fisik maupun mental mereka perlahan hancur.

Lewat pendekatan khasnya, Edwin menghadirkan horor yang tidak hanya menakutkan secara visual, tetapi juga menggugah kesadaran sosial,Tempat kerja digambarkan sebagai monster nyata yang dapat menggerus identitas, waktu istirahat, hingga kesehatan mental manusia, Atmosfer film semakin kuat berkat penampilan para pemain seperti Rachel Amanda, Lutesha, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, hingga kreator konten Kev yang menghadirkan nuansa ganjil sekaligus dekat dengan realitas generasi pekerja saat ini.

Tak hanya dari sisi visual dan cerita, film ini juga diperkuat lagu original soundtrack berjudul Kepala, Pundak, Kerja Lagi yang diciptakan dan dibawakan oleh Sal Priadi,Lagu tersebut dinilai merepresentasikan keresahan banyak pekerja muda yang hidup di tengah budaya lembur, target tanpa akhir, dan tuntutan produktivitas yang terus meningkat.

Menariknya, Monster Pabrik Rambut merupakan proyek ko-produksi internasional yang melibatkan Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis, Kolaborasi lintas negara ini menjadi bukti bahwa perfilman Indonesia, khususnya genre horor dengan pendekatan sosial, semakin mendapat perhatian dunia internasional,Film ini juga menjadi langkah baru bagi Iqbaal Ramadhan dalam genre horor, sekaligus debut layar lebar bagi Kev.

Deretan nama besar seperti Ernest Prakasa, Dian Sastrowardoyo, dan Maudy Ayunda yang terlibat sebagai produser eksekutif semakin memperkuat antusiasme publik terhadap film ini.

Alih-alih hanya menawarkan ketakutan sesaat, Monster Pabrik Rambut tampaknya hadir sebagai kritik sosial tentang bagaimana manusia modern perlahan berubah menjadi mesin kerja tanpa ruang bernapas.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 Juni 2026 dan diprediksi menjadi salah satu film horor paling berani sekaligus paling relevan tahun ini.

Popular Articles