Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Miris ! Puncak Deleng Singkut Sepi Pengunjung, Pelaku Wisata Menjerit

 

BERASTAGI SUMUT, KOMPAS SBS|03 Januari 2026-Menyambut Tahun Baru ataupun Hari-hari besar, tempat tempat wisata di Kabupaten Karo, menjadi incaran para wisatawan, terutama Berastagi, yang diketahui merupakan salah satu dataran tinggi dan mempunyai banyak pegunungan, bukit dan hutan, yang masih menjadi hidden gem yaitu Puncak Deleng Singkut, karena tempat ini menghadirkan taman dengan lokasi yang luas dan pemandangan alam yang bersih dan sejuk.

Namun di tahun 2026 ini Objek Wisata Deleng Singkut ini sepi pengunjung, Puncak Deleng Singkut atau Deleng Singkut View yang terletak di Jalan Deleng Singkut , Desa Sempajaya dan Desa Lau Gumba Kecamatan Berastagi ini tidak seperti biasanya, mobil wisatawan pun jarang terlihat berlalu lalang.

Seorang pelaku wisata , Abdi Sembiring Warga Dolat Rakyat mengatakan kepada awak media KOMPAS SBS, kalau mulai dari 01 januari, sepi, ini dampak karena jalan alternatif ini tidak bisa dilewati, karena ada larangan tidak bisa dilewati, alasan agar jangan macet, ya lihatlah sangat sepi, karena selama ini kami berharap ada kunjungan mereka yang melintas, saya sangat bingung dengan kebijakan ini.” Pungkas Mantan Kepala Desa Dolat Rakyat ini, Jumat (02/01/2026)

Sudah dipastikan, kami semua mengeluh, ini karena ada penutupan jalan di jalan alternatif dekat Tebu Manis Tongkoh, biasanya pun mereka yang datang dari Medan, kalau mau singgah pasti mengambil jalur jalan ini, ” Ujarnya.

Seharusnya setiap kebijakan itu penuh pertimbangan, jangan untuk mempunyai sebuah tujuan tapi banyak yang dirugikan, karena pelaku wisatapun banyak mengeluarkan uang, banyak yang berharap di momen momen Tahun Baru, daerah wisata Deleng Singkut ini ramai.

Untuk mempersiapkan akan kunjungan ini, kita berbenah dan betul betul ingin memanjakan pengunjung, namun kunjungan sepi dan minim, kita pasti merugi kalau begini ceritanya.” Katanya.

Semoga Kapolres Tanah Karo mendengar jeritan kami, karena pelaku usaha pariwisata, juga butuh makan, kami disini bukan senang- senang, tapi berusaha agar tempat ini selalu nampak indah.” Ungkapnya.

Salah seorang pengunjung Puncak Deleng Singkut, berinisial LS, mengatakan semoga ini betul betul kebijakan yang mengurangi kemacetan, dan semoga tidak ada unsur kesengajaan, semoga jauh jauhlah, ” Tutupnya sambil berlalu.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN

Popular Articles