Kompas.sbs
Jakarta — Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menorehkan rekam jejak kepemimpinan yang visioner dan berprestasi di panggung nasional. Melalui konsistensi kebijakan, ketepatan pengendalian harga, serta soliditas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Minahasa kembali mengibarkan panji prestasi pada tataran pemerintahan pusat.
Setelah Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menerima langsung Piala TPID Award 2025 pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025—sebuah prosesi bergengsi yang disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo—pemerintahan Minahasa kembali mengukuhkan posisinya sebagai daerah pelopor pengendalian inflasi.

Pada Senin, 8 Desember 2025, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP, melalui perwakilan resmi Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, MSi, kembali menerima Piagam Penghargaan TPID Berprestasi 2025.
Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Firman Mochtar, dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) TPID 2025 yang berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta—sebuah forum strategis tingkat nasional yang mempertemukan pusat dan daerah dalam memastikan stabilitas ekonomi secara terintegrasi.
Prosesi tersebut semakin bermakna dengan kehadiran Deputi Menko Perekonomian, Ferry Irawan, serta Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardi Daud, yang sekaligus membuka rangkaian Rakorpusda sebagai simbol dimulainya konsolidasi nasional kebijakan pengendalian inflasi.
Mengemban mandat Bupati, Sekda Lynda Watania hadir didampingi jajaran kunci yang memperkuat arsitektur pengendalian inflasi Minahasa, yakni:
- Sigit Setiawan, Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara
- Agustivo Tumundo, SE, MSi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM sekaligus Plt. Kepala Dinas Pangan
- Flora Jeklin Rumbajan, SE, MAP, Kabag Perencanaan dan Keuangan Setdakab Minahasa
Kehadiran formasi ini menunjukkan bahwa capaian TPID Minahasa bukan hanya hasil dari kebijakan, tetapi merupakan operasionalisasi strategi yang terukur, menyeluruh, dan berbasis data.
Rakorpusda 2025 sendiri diikuti oleh seluruh Sekda daerah yang menerima predikat TPID Berprestasi, menjadikannya ruang strategis untuk sinkronisasi kebijakan nasional dan daerah dalam menjaga perekonomian tetap stabil, adaptif, dan tangguh menghadapi fluktuasi.

Dalam sambutannya, Sekda Lynda Watania menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari arah kebijakan yang tegas dan terstruktur dari Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang.
“Atas arahan dan bimbingan Bupati dan Wakil Bupati, Minahasa mampu mempertahankan prestasi sebagai TPID Berprestasi. Ini adalah keberhasilan kolektif yang kami syukuri,” ujar Watania.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah yang menjadi bagian dari TPID Kabupaten Minahasa atas dedikasi dan kerja keras mereka.
Pencapaian TPID Berprestasi 2025 menegaskan bahwa Minahasa tidak hanya mampu mengendalikan inflasi, melainkan juga mengamankan stabilitas ekonomi daerah melalui:
- Penguatan koordinasi lintas sektor
- Kecepatan respon terhadap dinamika harga dan pasokan
- Implementasi program pengendalian inflasi berbasis komoditas strategis
- Sinergi aktif antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pelaku pasar
Prestasi ini menjadi cermin dari kepemimpinan yang proaktif, responsif, dan berorientasi pada ketahanan ekonomi jangka panjang.
Dengan diraihnya kembali penghargaan nasional ini, Minahasa menegaskan dirinya sebagai salah satu pilar penting pengendalian inflasi di wilayah Sulawesi dan memberikan bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan yang solid mampu menghadirkan stabilitas ekonomi bagi masyarakat.
#Lee_Us

