Minggu, Maret 29, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

mahfuz sidik: eskalasi israel–as terhadap iran ancam stabilitas kawasan dan kredibilitas agenda perdamaian

BREAKING NEWS

mahfuz sidik: eskalasi israel–as terhadap iran ancam stabilitas kawasan dan kredibilitas agenda perdamaian

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || 1 Maret 2026-JAKARTA – sekretaris jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, mahfuz sidik, menegaskan bahwa serangan militer israel yang didukung amerika serikat (as) terhadap iran bukan sekadar operasi taktis, melainkan langkah strategis yang berpotensi mengguncang stabilitas geopolitik kawasan timur tengah.

serangan pendahuluan yang diumumkan pada sabtu (28/2/2026) waktu setempat tersebut, dinilai mahfuz sebagai sinyal kuat meningkatnya eskalasi konflik yang dapat menyeret banyak negara ke dalam pusaran perang terbuka.

“iran merupakan kekuatan militer terbesar yang tersisa di kawasan dan selama ini diposisikan sebagai ancaman utama bagi israel. eskalasi ini memperlihatkan dengan jelas siapa pihak yang paling berkepentingan atas meluasnya konflik,” ujar mahfuz dalam keterangan tertulisnya, minggu (1/3/2026).

mantan ketua komisi i dpr ri periode 2010–2017 itu berpandangan, dinamika yang terjadi tidak bisa dilepaskan dari narasi geopolitik tentang konsep the greater israel atau israel raya, yang kerap dikaitkan dengan pernyataan perdana menteri israel, Benjamin Netanyahu.

menurutnya, iran yang dituding memiliki kapasitas pengembangan senjata nuklir dipersepsikan sebagai hambatan utama bagi ambisi strategis tersebut.

risiko perang kawasan
mahfuz menyoroti serangan balasan iran yang menyasar israel serta sejumlah negara timur tengah yang menjadi lokasi pangkalan militer as, termasuk bahrain, kuwait, qatar, uni emirat arab, irak, suriah, dan arab saudi.

eskalasi ini, kata dia, membuka potensi konflik regional berskala luas yang melibatkan negara-negara teluk.

“jika negara-negara teluk terseret secara langsung, maka ini bukan lagi konflik bilateral, melainkan perang kawasan dengan implikasi global,” tegasnya.

ia mengingatkan, stabilitas politik dan keamanan kawasan sangat rentan, sehingga setiap keputusan strategis harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap perdamaian dan tatanan regional.

mahfuz juga mencatat adanya sikap sejumlah negara arab yang dilaporkan meminta agar instalasi militer di wilayah mereka tidak digunakan untuk menyerang iran, sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjaga stabilitas domestik dan regional.

pukulan terhadap agenda perdamaian
lebih jauh, mahfuz menilai serangan tersebut berpotensi meruntuhkan kredibilitas proposal perdamaian dan rekonstruksi gaza yang sebelumnya digagas oleh presiden as, Donald Trump, melalui inisiatif board of peace (bop).

“tidak logis berbicara tentang rekonstruksi dan perdamaian di satu sisi, sementara pada saat yang sama memperluas medan konflik di sisi lain. pendekatan yang inkonsisten hanya akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap agenda perdamaian,” ujarnya.

ia menegaskan, serangan yang terjadi di bulan suci ramadan juga berpotensi memicu sentimen negatif luas di kalangan umat islam dunia terhadap israel dan as.

“momentum ini sensitif secara emosional dan spiritual. karena itu, langkah militer di waktu seperti ini akan semakin memperdalam luka kolektif dan memperbesar resistensi publik global,” katanya.

seruan menahan diri
mahfuz menyerukan kepada seluruh aktor kawasan untuk mengedepankan rasionalitas, diplomasi, dan pendekatan resolusi konflik yang komprehensif.

“perdamaian tidak dapat dibangun dengan memperluas api peperangan. stabilitas kawasan hanya bisa dicapai melalui dialog, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan komitmen terhadap hukum internasional,” pungkasnya.

rilis ini menegaskan posisi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan kerja sama internasional demi terwujudnya perdamaian yang berkeadilan dan berkelanjutan.

~Reporter Perss KOMPAS.SBS.-Aceh-Novi Karno 

~Sumber/Photobidang hubungan media dpp partai gelora indonesia

~RedaksiNasional-KOMPAS.SBS.

Popular Articles