Bengkayang, Kalbar – Kompas.sbs Upaya mendekatkan diri dengan masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Bengkayang melalui berbagai pendekatan, termasuk melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya terlihat saat Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto, S.I.P., menyampaikan kultum (kuliah tujuh menit) di Masjid Jami Babusalam, Kecamatan Bengkayang, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung seusai ibadah tersebut diikuti oleh para jamaah dengan penuh khidmat. Dalam suasana yang hangat dan religius, Wakapolres menyampaikan pesan-pesan keagamaan sekaligus imbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Dalam kultumnya, Kompol Suparwoto mengingatkan bahwa di hadapan Allah SWT seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama. Menurutnya, pangkat, jabatan, maupun kedudukan di dunia hanyalah amanah yang bersifat sementara.
“Di hadapan Allah SWT kita semua sama. Pangkat, jabatan, dan kedudukan hanyalah amanah. Yang membedakan kita hanyalah tingkat ketakwaan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Selain menyampaikan pesan spiritual, Wakapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan merupakan bagian dari bentuk ibadah dan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Bengkayang juga menyoroti pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia mengajak para orang tua serta masyarakat untuk terus membimbing dan mengarahkan anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, bertakwa, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Generasi muda harus kita arahkan menjadi generasi yang bertakwa, berakhlak baik, dan bermanfaat bagi masyarakat serta negara. Dari merekalah masa depan bangsa akan ditentukan,” tambahnya.
Kegiatan kultum tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui jalur keagamaan. Selain memperkuat nilai-nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bengkayang tetap aman dan kondusif.
(Hms)
(Publish: Hamdani)

