Lembaga Swadaya Masyarakat Ekologi Pembangunan (LSM LEP) Kabupaten Buru yang bergerak di bidang lingkungan dan konservasi sumber daya alam memberikan apresiasi terhadap rencana kerja PT Global Emas Bupulo (PT GEB) di bawah kepemimpinan Direktur Mansur Latakka yang akan melakukan pengangkatan sedimen di Kali Anhoni, Kabupaten Buru.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya penting dalam menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus mengurangi potensi banjir dan pendangkalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat sekitar bantaran kali.
Ketua umum LSM LEP, Chairul Syam menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan pengangkatan sedimen harus memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, namun tetap wajib mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku.
“Prinsipnya kami mendukung setiap kegiatan yang bertujuan memperbaiki kondisi sungai. Tetapi yang paling penting adalah PT GEB harus memenuhi semua syarat perizinan, termasuk aspek lingkungan, sosial, dan teknis di lapangan,” ujar Chairul, Senin, (20/4/2026)
Ia juga menambahkan bahwa transparansi pelaksanaan kegiatan serta keterlibatan masyarakat lokal menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, proyek semacam ini harus mengedepankan keberlanjutan lingkungan, bukan hanya kepentingan jangka pendek.
Sementara itu, rencana pengangkatan sedimen di Kali Anhoni diharapkan dapat memperbaiki kualitas aliran air dan mendukung aktivitas masyarakat di sekitar wilayah tersebut, khususnya sektor pertanian dan perikanan.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk LEP Buru, proyek ini diharapkan dapat berjalan lancar, sesuai aturan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Buru.

