Kota Bitung, Kompas :Pemkot Bitung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah penanganan dan pencegahan aksi tawuran yang melibatkan kelompok pemuda dari wilayah Empang dan Sarikalapa.
Rapat yang berlangsung di Ruang Merdeka Lounge, Kantor Wali Kota Bitung, tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, didampingi Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos, serta Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. IGN Rudy Theno, ST., MT.
Turut hadir dalam rapat tersebut Komandan Sekolah Calon Tamtama (Dansecata) Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.IP., M.HI., M.Sc., bersama unsur Forkopimda lainnya, aparat keamanan, serta perwakilan instansi terkait.
Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai respons atas kejadian tawuran yang terjadi pada Minggu (08/03/2026) yang melibatkan kelompok anak muda dari dua wilayah tersebut dan sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Forkopimda Kota Bitung membahas berbagai langkah strategis untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Dansecata Rindam Xlll/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.IP., M.HI., M.Sc, menegaskan
bahwa pihaknya siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Dodik Secata Rindam XIII/Merdeka akan senantiasa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Kota Bitung yang maju dan harmonis, serta bersama – sama menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat,” ujar Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin Saat di konfirmasi awak media.
Menurutnya, sinergi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat sangat penting dalam mencegah konflik sosial, khususnya yang melibatkan kalangan remaja.
Melalui rapat koordinasi ini, Forkopimda Bitung berharap berbagai langkah pencegahan dan pembinaan dapat segera dilakukan sehingga situasi keamanan di Kota Bitung tetap aman, kondusif, serta tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis.

