Kalbar, Sanggau:Meskipun sekian media berulang kali membantu keluhan Masyarakat lewat pemberitaan terhadap SPBU yang melego BBM subsidi, toh Polres dan Bupati setempat masih saja tidak bergeming dalam mengantisipasi kondisi tersebut.
Kali ini terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum 64.786.07 di Desa Peniti Sekadau milik Aweng atau biasa dipanggil Pak Akim. ” Kami sering melihat SPBU tersebut menjual BBM ke Jeriken yang diangkut oleh pik up hitam tertutup terpal hijau, ” ucap warga sekitar.
Bahkan, katanya, siang bolongpun, mereka maneduli dan berani melakukan praktek penyimpangan tanpa ada rasa kuatir. ” Mereka sepertinya kebal hukum kagak takut dengan Polres maupun Bupati, ” terangnya.
Ia menjelaskan, kondisi diatas, disamping membuat masyarakat sulit, juga berpotensi memberikan kemudahan bagi tauke PETI untuk mengembangkan unit usaha ilegalnya diberbagai lokasi.
” Makanya kami meminta fihak Polres, Pemerintah Kabupaten maupun pertamina, selaku pemberi izin distribusi BBM subsidi, harus proaktif dan ambil langkah-langkah tegas bagi mereka yang menyusahkan masyarakat, ” ujar warga tersebut.
Ini, lanjutnya, harus menjadi atensi APH, Pertamina maupun Kepala Daerah, mengingat imbasnya susahnya terhadap masyarakat miskin yang cuma beli BBM seliter untuk kendaraan bermotor lewat antri berjam-jam.(007/Danil.A)

