*KEPAHIANG, KOMPAS SBS* –
Badan Permusyawaratan Desa Lubuk Saung, Kecamatan Sebrang Musi, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa Pembahasan Rancangan Rencana Kerja Pembangunan Desa dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026, senun (27/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan BPD ini dihadiri *Kepala Desa Lubuk Saung Reki Pernando*, Camat Sebrang Musi *Darul Qutni*, Kasi PMD Kecamatan, PLD/PD, Pendamping Desa Kabupaten, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, dan unsur masyarakat Desa Lubuk Saung.
Kepala Desa Reki Pernando menyampaikan apresiasi kepada BPD yang telah memfasilitasi forum musyawarah. “_Terima kasih kepada BPD dan seluruh peserta. Musdes ini wadah kita menyepakati program prioritas 2026 yang benar-benar dibutuhkan masyarakat_,” ujar Reki.
Dalam pemaparannya, Kades Reki menegaskan fokus utama RKPDes 2026 adalah infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, layanan kesehatan, dan program penurunan stunting.
“_Data stunting harus kita turunkan. Melalui Rembuk Stunting ini kita petakan masalah, intervensi, dan penanggung jawabnya. Target kita Lubuk Saung bebas stunting_,” tegasnya.
Camat Sebrang Musi Darul Qutni dalam arahannya mendukung penuh program yang dirancang desa. Ia meminta agar pelaksanaan anggaran 2026 berjalan transparan dan melibatkan partisipasi warga.
Musyawarah ditutup dengan kesepakatan rancangan program prioritas yang selanjutnya akan ditetapkan menjadi RKPDes Desa Lubuk Saung Tahun Anggaran 2026.
*Foto:* _Kepala Desa Lubuk Saung Reki Pernando saat memberikan sambutan pada Musdes RKPDes & Rembuk Stunting yang digelar BPD Desa Lubuk Saung, Jsenin (27/7/2026). KOMPAS/SBS_
Pewarta; Ray zam

