Rabu, Maret 25, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Bapanas Salurkan Bantuan Beras Dan Minyak Goreng Kepada 314,129 Warga Indramayu

INDRAMAYU, KOMPAS.SBS — Perum Bulog Cabang Indramayu memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu akan mulai dilakukan pada Kamis (12/3/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan masyarakat sekaligus menekan angka inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Setiap penerima akan mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni mengatakan pada hari pertama penyaluran akan difokuskan di tiga lokasi.

“Kita ada tiga tempat yaitu di Desa Karanganyar, Desa Kepandean, dan Kelurahan Margadadi. Total yang kami salurkan di hari Kamis itu sebanyak 1.915 Penerima Bantuan Pangan (PBP),” ujar Sri saat mengecek kondisi beras dan minyak goreng bantuan di Gudang Bulog Pekandangan Indramayu, Rabu (11/3/2026).

Sebelum disalurkan, Bulog bersama Satgas Pangan melakukan pengujian penimbangan beras dan minyak goreng serta uji tanak nasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai takaran dan memiliki kualitas yang baik.

Sri menyampaikan, total alokasi bantuan pangan untuk periode Februari-Maret di Kabupaten Indramayu mencapai 314.129 PBP. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dua periode sebelumnya.

“Untuk periode sekarang ini lebih banyak dari dua periode sebelumnya. Data ini dirilis dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang bersumber dari verifikasi data Kemensos,” ujarnya.

Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah desa agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih cepat, mengingat dalam waktu dekat akan memasuki masa cuti bersama.

“Besok kami mulai penyaluran untuk tiga titik tersebut. Target kami untuk yang tiga desa ini bisa selesai sebelum cuti bersama,” katanya.

Sementara itu, Anggota Satgas Pangan Indramayu, Ipda F Yudha memastikan kualitas dan berat bantuan yang diberikan sudah sesuai hasil pengecekan.

“Warnanya juga tadi bagus, putih dan besar-besar untuk berasnya, termasuk berat bersihnya itu 10 kilogram per karung. Untuk minyak goreng juga kita ukur di gelas ukur, hasilnya sesuai yakni 1 liter,” kata Yudha.

Ia menegaskan pengawasan tidak hanya dilakukan sebelum penyaluran, tetapi juga saat bantuan didistribusikan kepada masyarakat.

Jika ditemukan indikasi kecurangan, pihaknya memastikan akan melakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Pastinya ketika nanti ada temuan, kita dari penegak hukum akan melakukan penyelidikan dan penegakan hukum jika memang ada aturan yang dilanggar,” pungkasnya.

( Saimin )

Popular Articles