Rabu, Maret 25, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Atasi Persolan Sampah, Selain Peran Pemerintah Kuncinya Kebiasaan, Prilaku Dan Pola Hidup Di Masyarakat

KOMPAS.SBS # Denpasar – Bali || Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta menyampaikan, untuk bisa mengatasi persoalan sampah dilingkungan tempat tinggal masing-masing kuncinya kebiasaan, prilaku, dan pola hidup.

Jika hal ini bisa diterapkan dengan baik dilingkungan tempat tinggal masing-masing untuk bisa melakukan pemilahan baik sampah organik dan anorganik.

“Niscaya, persolan sampah kedepannya akan bisa teratasi. Karena sampah organik bisa diproduksi jadi pupuk, dan anorganik bisa kembali di daur ulang dijadikan prodak jadi,” kata Nyoman Suwirta.

Lanjutnya, peran pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah juga sudah berperan dengan baik seperti menyiapkan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle).

Bahkan, pemerintah lewat peran desa adat juga sudah mengkondisikan bantuan untuk mengatasi sampah seperti, tong edan, dan lainya yang diberikan dilingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Artinya, pada era sekarang ini untuk bisa mengatasi persolan sampah harus dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing lewat cara pemilahan yakni memilah sampah mana organik dan anorganik,” terangnya, Kamis (12/3/2026).

Diceritakan, ketika sempat menjabat jadi Bupati di Kabupaten Klungkung persolan sampah bisa teratasi dengan baik dengan membuat agenda kurikulum dengan sebutan kurikulum nol sampah.

Kita di Kabupaten Klungkung melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam mengatasi persolan sampah, baik dari Dinas Pendidikan, Desa Adat, Industri dan lainya untuk ikut terlibat.

Hasilnya di Kabupaten Klungkung persolan sampah mulai teratasi dengan baik. Karena kuncinya mengatasi persolan sampah adalah kebiasan, pola hidup, dan prilaku kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Selain itu, cara utama adalah bagaimana caranya untuk bisa memilih sampah organik dan anorganik dengan baik dilingkungan tempat tinggal masing-masing,” ucapnya.

Sembari menambahkan, walau sudah ada TPS3R tidak serta merta sepenuhnya bisa mengatasi persolan sampah, kalau tidak dari sekarang ikut berperan serta dilingkungan tempat tinggal masing-masing mengatasi persolan sampah.

“Mengatasi sampah sepenuhnya, harus juga sepenuhnya di dukung lewat SDM yang bagus, sebab sistem atau infrastruktur sepenuhnya tidak bisa menyelesaikan persolan sampah dengan baik,” pungkasnya. (Bud)

Popular Articles