Singkawang — Proyek Peningkatan Jalan Gambir Singkawang segede Rp. 18,800 Miliar Jadi buah bibir masyarakat. Paket basah kuyup pokir Anggota DPR-RI yang dikelola oleh BPJN Kalbar, dinilai penuh penyimpangan.
” Proyek yang digarap PT. Cakrawala Surya Raya ini, terbukti banyak penyimpangan. Contohnya, kualitas Aspal diragukan perlu uji core drill, ketebalan minim, permukaan sangat kasar, agregat batu split menonjol dan banyak rongga. Kondisi itu menunjukkan komposisi material tidak sesuai atau suhu penghamparan diluar standar Bina Marga, ” ujar warga Singkawang.
Dilapangan, lanjutnya, ketebalan lapisan aspal hanya berkisar antara 3 hingga 4 sentimeter. Padahal, untuk standar proyek jalan nasional, ketebalan lapisan idealnya minimal 5 sentimeter agar menjamin daya tahan terhadap beban kendaraan berat. Selain itu setiap sambungan (joint) aspal terlihat cekung dan tampak bertumpuk, yang menandakan metode kerja maupun pengawasannya sangat lemah.
” BPJN dan konsultan pengawas mesti melakukan Uji Core Drill (pengambilan sampel silinder aspal) di titik-titik yang dicurigai. Uji ini sangat krusial untuk membuktikan secara ilmiah apakah ketebalan dan kepadatan aspal sudah sesuai dengan kontrak atau justru ada indikasi pengurangan volume (mark-up) yang merugikan keuangan negara, ” pintanya.(007/ Danil.A)
