Kota Bitung, Kompas :Tanpa Kenal Lelah dan tak patah semangat dalam menjalankan tugas untuk mempererat tali silaturahmi di tahun 2026 ini.
Anggota DPR RI / MPR RI Dapil Sulut Ir.Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P laksanakan Silahturahmi bersama insan Pers di kota bitung
Dalam kunjungan anggota DPD RI / MPR RI Dapil Sulut di sambut hangat langsung oleh Sejumlah insan Pers yang bertempat di (RKBU)
Rumah Kopi Bakudapa Ulang tepatnya di kelurahan Bitung Barat dua, Maesa, Kota bitung, Kamis 26/02/2026 Pukul 13.00 wita.
Dalam pertemuan kali, strategis dibahas, mulai dari perkembangan pelayaran kapal penumpang hingga persoalan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Anggota DPR RI / MPR RI Dapil Sulut Ir.Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P menyoroti perkembangan operasional kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Bitung.
Pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pelayaran, termasuk dugaan adanya kendaraan bermuatan yang putus leasing dan diselundupkan melalui jalur laut.
Selain itu, ia juga menyinggung persoalan keselamatan di area pelabuhan, khususnya terhadap pedagang asongan yang beraktivitas di sekitar kapal,” Ujarnya.
Aspek keselamatan mereka perlu menjadi perhatian serius, terlebih dengan adanya peredaran minuman keras tradisional seperti captikus dengan kadar alkohol tinggi yang berpotensi membahayakan dan bahkan memicu ledakan jika tidak diawasi dengan baik.
Dalam menyoroti penyaluran LPG 3 kilogram yang dinilai masih kerap tidak tepat sasaran,” Tambahnya.
Lanjut Stefanus menegaskan bahwa LPG subsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, bukan untuk pelaku usaha seperti laundry maupun aparatur sipil negara (ASN) atau pejabat eselon.
“Saya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mendatangi camat di salah satu kecamatan di Tondano terkait persoalan ini. LPG 3 kilogram sudah diatur peruntukannya. Jangan sampai digunakan oleh pihak yang tidak berhak,” tegasnya.
Masih dia juga menyampaikan komitmennya untuk berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) agar distribusi LPG subsidi benar-benar diawasi dan tepat sasaran, sehingga tidak merugikan masyarakat kecil.
Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) agar tetap tersedia dan terjangkau bagi warga yang membutuhkan.
Melalui pertemuan tersebut, Stefanus Liow berharap sinergi antara pemerintah, operator pelayaran, dan media dapat terus terjalin guna memastikan pelayanan publik, distribusi energi, serta kebutuhan pokok masyarakat di Kota Bitung berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran, tutupnya.”

