Kamis, September 24, 2026
HARGA IKLAN
Beranda OLAHRAGA Dukung Penuh SMSI Cup I 2026, Kepsek SMKN 3 Kupang: Ajang Latih...

Dukung Penuh SMSI Cup I 2026, Kepsek SMKN 3 Kupang: Ajang Latih Mental dan Keberanian Siswa

0
10

KUPANG, NTT Kompas.sbsSMKN 3 Kupang menyatakan kesiapannya untuk meramaikan Turnamen Bola Voli SMSI CUP I 2026 dengan mengirimkan deretan pemain terbaiknya. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata dukungan sekolah terhadap pengembangan bakat non-akademik siswa di bidang olahraga.

Kepala Sekolah SMKN 3 Kupang, Altje L. Papote, S.Tp, mengungkapkan bahwa kompetisi seperti ini memiliki peran krusial bagi masa depan para pelajar. Menurutnya, ajang olahraga terstruktur tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menjadi wadah penting untuk membangun karakter dan mentalitas anak didik.

“Memang melalui kegiatan seperti ini, dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak didik kami untuk bisa lebih berkembang baik secara bakat individu maupun secara tim. Selain itu kami juga berharap agar melalui kegiatan seperti ini melatih mental keberanian siswa untuk bisa lebih berkembang,” ujar Altje saat memberikan keterangan pers di Kupang.

Kepala Sekolah SMKN 3 Kupang, Altje L. Papote, S.Tp

Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah tidak akan setengah-tengah dalam berpartisipasi. Manajemen sekolah telah menginstruksikan tim pelatih untuk menyeleksi dan menerjunkan skuad terbaik demi membawa pulang hasil maksimal serta menjaga sportivitas di lapangan.

Sebagai informasi, Turnamen Bola Voli SMSI CUP I 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3–15 Oktober 2026 mendatang. Ajang bergengsi yang digagas oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi NTT ini akan berpusat di Gedung Bahtera Artha Wacana UKAW Kupang, Kawasan Oesapa, Kota Kupang.

Turnamen ini dibuka secara luas bagi berbagai kategori kepesertaan, mulai dari pelajar, mahasiswa, instansi swasta, TNI-Polri, hingga umum. Selain memperebutkan hadiah kompetisi, ajang ini didesain sebagai kawah candradimuka untuk menjaring bibit-bibit atlet bola voli potensial dari Nusa Tenggara Timur (NTT) guna dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.