KARO SUMUT,Kompas.SBS| Aksi perwakilan Siswa-Siswi SMA Negeri 2 Kabanjahe menjadi perhatian, karena mereka berkumpul dan membentangkan spanduk, lalu satu persatu membubuhkan tanda tangan, ternyata mereka membuat sebuah petisi, Rabu (16/09/2026) sore hari.

Petisi ini dibuat karena sebuah dukungan dan penyampaian kepada Gubernur Sumatera Utara, Pak Bobby Nasution untuk melakukan sebuah kebijakan agar kembali mengaktifkan Kepala Sekolah mereka, Bapak Jasahat Sidauruk, S.Pd., M.Si yang sudah dinonaktifkan sementara oleh Dinas Pendidikan Sumatera Utara.
Penonaktifan ini diduga karena buntut permasalahan mencuatnya adanya dugaan polimik sumbangan sukarela, yang nominalnya ditentukan atsu dipatok, yang mencapai jutaan rupiah, namun penonaktifan yang sifatnya mendadak ini dinilai juga dilakukan sepihak oleh Dinas Pendidikan Sumut, karena dianggap sumbangan sukarela ini disepakati oleh orang tua siswa melalui rapat komite.
Karena menurut pihak Komite, ini dilakukan untuk meperlancar dan membantu, proses belajar mengajar di SMA Negeri 2 Kabanjahe Kabupaten Karo.Sumatera Utara, ini semua disepakti oleh perwakilan dan orang tua siswa dan siswi SMA Negeri 2 Kabanjahe yang tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun, terkhususnya pihak sekolah.

Saat dikonfirmasi salah satu siswa Kelas XI F3, Damar Triardiansyah mengatakan dengan tegas kalau mereka mau Kepala Sekolah mereka kembali diaktifkan, mereka butuh sosok Pak Jasahat memimpin mereka, aktifkan kembali Kepala Sekolah kami.” Katanya.
Mereka mengatakan ini aksi spontanitas dan inisiatif mereka sendiri, dan mengatakan kalau ini adalah perwakilan seluruh siswa, tolong Pak Gubernur Sumatra Utara, agar mengaktifkan kepala sekolah kami.” Ujar mereka serentak.
Gerakan ini dilakukan dengan membubuhkan tanda tangan di spanduk, mereka seluruhnya melakukan tanda tangan, dan melakukan seruan agar Kepala Sekolah mereka diaktifkan lalu foto bersama. (ERI/Kompas.SBS)

