Pontianak __ masyarakat sorot paket jalan rabat beton Petani Gang Berkat Usaha yang dikerjakan sesuka gue bin asal jadi. Mereka menuding hasil bangunannya jauh dibawah standar.
” Umurnya baru seminggu, kondisi fisiknya sudah berantakan. Disisi kiri kanan dan tengah badan jalan mengalami keretakan bahkan ada yang pecah. Ini cerminan tidak sesuai RAB atau spesifikasi tehnis, ” terang warga sekitar.
Dia berpikir anggaran sebesar Rp. 199 juta rupiah yang dikeluarkan untuk pembangunan jalan tersebut sepertinya sia-sia. Pasalnya CV. Ris Qia Kontruksi, selaku pelaksana melakukan manipulasi material sehingga finishing akhirnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
” Minimalisir material termasuk lemahnya wujud pengawasan oleh Dinas Perkim, membuat hasil pekerjaan jadi berantakan dan jauh dari mutu. Mudah-mudahan Walikota juga mendengar keluhan ini, ” ujarnya.(007/Danil.A)

