Top 5 This Week

Related Posts

Kepsek SDN Tambak Jaya Agustari: Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Tingkatkan Wawasan dan Keterampilan Guru

Kepsek SDN Tambak Jaya Agustari: Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Tingkatkan Wawasan dan Keterampilan Guru

Jakarta MEDIA KOMPAS,WAY TENONG, LAMPUNG BARAT – Upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi terus dilakukan di lingkungan satuan pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Lampung.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah kepala sekolah dan guru di wilayah Kecamatan Way Tenong. Bimtek menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi para pendidik agar semakin mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kepala SD Negeri Tambak Jaya, Agustari, S.Pd., MM., yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Way Tenong, menegaskan bahwa penguatan digitalisasi pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurut Agustari, perkembangan teknologi menuntut guru untuk terus meningkatkan wawasan dan keterampilan sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang efektif, menarik, inovatif, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi, sehingga pembelajaran di sekolah semakin efektif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Agustari.

Ia menambahkan, digitalisasi dalam dunia pendidikan tidak semata-mata mengikuti perkembangan zaman, tetapi telah menjadi bagian dari kebutuhan pembelajaran. Karena itu, guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi dan menggunakannya secara tepat dalam kegiatan pembelajaran.

“Digitalisasi pembelajaran bukan hanya sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Guru harus adaptif dan terus belajar agar dapat memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak didik kita,” tegasnya.

Dalam kegiatan Bimtek tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pemanfaatan platform digital, pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi, penggunaan aplikasi pendidikan, serta strategi mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan secara langsung melalui praktik penggunaan sejumlah aplikasi dan perangkat digital. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada teori, tetapi dapat diterapkan secara langsung di sekolah masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 3 Puralaksana tersebut turut dihadiri Kepala SDN 3 Puralaksana Suhanta, S.Pd., Kepala SDN 4 Padang Tambak, serta Ketua Korwil Kecamatan Way Tenong Bambang Irawan, S.Pd., MM., bersama sejumlah kepala sekolah lainnya.

Kehadiran para kepala sekolah dan tenaga pendidik menunjukkan adanya semangat bersama untuk memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara positif dalam dunia pendidikan.

Agustari berharap kegiatan Bimtek tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi harus terus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan kompetensi yang semakin baik, guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan bagi peserta didik.

“Harapannya, setelah mengikuti Bimtek ini para guru dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing. Dengan sinergi dan kolaborasi, kita ingin pendidikan di Kecamatan Way Tenong semakin maju,” pungkas Agustari.

Kegiatan penguatan digitalisasi pembelajaran tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia pendidikan yang adaptif, kreatif, inovatif, dan mampu mengikuti tantangan era digital, tanpa mengesampingkan nilai-nilai karakter dalam proses pendidikan., Ujarnya

Hamdan ❤️

Popular Articles