TULUNGAGUNG.KOMPAS.SBS – Inspektorat Kabupaten Tulungagung bersama Forum Jawa Timur Penyuluh Antikorupsi (Jatim PAK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Asesmen Penyuluhan Antikorupsi (P”Mewujudkan SDM Berintegritas dan Tersertifikasi dalam Upaya Pencegahan Korupsi di Kabupaten Tulungagung.
Bimtek ini dilaksanakan secara daring pada 11 s.d. 22 Agustus 2026 pukul 13.00 – 16.00 WIB. Sementara sesi luring dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai di Hotel Narita Tulungagung.
Total peserta Bimtek PAKSI 2026 berjumlah 95 orang*dengan rincian:
1. Perangkat Daerah: 47 orang dari 21 Perangkat Daerah di lingkungan Pemda Tulungagung
2. Kecamatan: 7 orang dari 7 kecamatan
3. Pemerintah Desa: 4 orang dari 4 desa
4. Guru dan Dosen: 15 orang dari 12 sekolah/perguruan tinggi
5. Rumah Sakit: 5 orang dari 2 rumah sakit
6. Mahasiswa dan Organisasi Pemuda: 5 orang dari 1 perguruan tinggi dan 1 organisasi pemuda
7. Luar Kabupaten Tulungagung: 6 orang dari 5 instansi
8. Swasta/Masyarakat: 6 orang dari 6 institusi
Kepala Inspektorat Kabupaten Tulungagung, Esty Purwatik, S.H., M.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Inspektorat untuk menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi melalui penguatan budaya integritas via PAKSI.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh Inspektorat Tulungagung bersama Forum Jatim PAK berawal dari komitmen kami untuk menjadi ujung tombak dalam upaya pemberantasan korupsi dalam bentuk penguatan budaya integritas melalui PAKSI,” ujarnya.
Masih menurut Esty, optimasi peran PAKSI sudah dilakukan sejak 2025 dengan fokus diseminasi pendidikan antikorupsi yang menyasar tenaga pendidik mulai TK, SD, SMP, SMA di Kabupaten Tulungagung pada 6 titik pertemuan.
Pihaknya juga membersamai PIM (Patriot Integritas Muda) dalam berbagai kegiatannya, termasuk fasilitasi penyelenggaraan Festival Film Antikorupsi beberapa bulan lalu di Tulungagung. Tahun ini, Inspektorat akan bekerja sama dengan insan film Tulungagung untuk ikut serta dalam Pariwara Antikorupsi.
Program PAKSI tahun ini juga menyasar sosialisasi di semua Perangkat Daerah melalui program JUMAT BERSEPEDA KK. Singkatan dari 9 nilai antikorupsi yang dirumuskan KPK untuk membangun budaya integritas dan pencegahan korupsi: JUJUR, MANDIRI, TANGGUNG JAWAB, BERANI, BERSAHAJA, PEDULI, DISIPLIN, ADIL, DAN KERJA KERAS.
Adapun yang bertindak sebagai narasumber dalam Bimtek ini adalah:
1. Master Laily Vitria Adhitama – Ketua Forum Jatim PAK
2. Master Lin Purwati – PAKSI Utama, Asesor LSP-KPK
3. Tim Fasilitator Jatim PAK
Materi yang diberikan meliputi:
1. Nilai-nilai integritas, tindak pidana korupsi, dan regulasi terkait
2. Penyuluhan: materi, metode, dan media penyuluhan antikorupsi yang efektif
3. Penyiapan Bukti Kerja/Portofolio sesuai Unit Kompetensi SKKNI PAKSI untuk meningkatkan tingkat kelulusan peserta saat mengikuti proses Asesmen PAKSI LSP-KPK
Di akhir acara, Esty berharap banyak PAKSI baru yang terbentuk dan mampu berperan sebagai agen perubahan dalam membangun budaya integritas serta mendorong upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemkab Tulungagung.
“Selamat mengikuti bimtek hingga akhir sesi. Dan semoga semua bisa lulus,” pungkasnya.(an)

