KUPANG – Ikatan Arema NTT resmi memutuskan untuk tidak ambil bagian dalam kegiatan Pawai Agustusan tahun ini.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Kabid Seni Ikatan Arema NTT sekaligus Ketua Sanggar Maheso Aremania Budoyo melalui informasi resmi di Grup WhatsApp internal organisasi.
Keputusan ini diambil setelah melalui proses diskusi yang panjang bersama pengurus dan seluruh anggota. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek, pengurus berharap langkah ini dapat dipahami dan diterima oleh semua pihak sebagai bentuk ikhtiar terbaik demi kebaikan bersama.
“Kekecewaan pasti ada. Mengingat selama ini kita sudah berlatih dan mengorbankan waktu serta tenaga. Namun ketika dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan kita untuk menahan diri, maka kita harus memakluminya,” ungkapnya.
Meski tidak ikut serta dalam pawai, semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air tetap menjadi komitmen Ikatan Arema NTT. Pengurus juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga solidaritas dan mendukung setiap kegiatan positif organisasi ke depan.
“Kami berharap kita semua tetap kompak dan menjaga soliditas dalam organisasi. Jangan mudah patah semangat apalagi menyerah. Mundur dari pawai hari ini bukan berarti gagal. Kita memilih mundur justru untuk mempersiapkan diri lebih maksimal agar ke depan bisa memberikan yang terbaik. Hari ini kita mundur, besok kita akan bangkit. Karena itu jangan sampai ada kalimat yang mematahkan semangat. Kecewa itu wajar, tapi ini adalah awal dari sebuah kesuksesan yang tertunda,” pungkasnya.
Humas Ikatan Arema NTT

