*KPKH INVASI KONTRAKTOR LUAR BIKIN SUBANG MISKIN DESAK BUPATI STOP, KARPET MERAH PRYEK RP 400 JUTA UNTUK ORANG LAIN*
Kompas SBS, Subang – Komunitas Penikmat Kopi Hitam (KPKH) menyoroti maraknya Kontraktor dari luar Kabupaten Subang yang mendapatkan Paket pengadaan langsung, Rp 400 juta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Subang.
“Kami sebut ini INVASI uang APBD Subang yang harusnya muter di pasar, warung, dan tukang Subang, malah dibawa pulang ke daerah lain ujar Pram Pratomo Qodirian disaat wawancara eksklusif Sabtu (1/8/2026).
Ketua KPKH menjelaskan ada 3 bahaya INVASI Kontraktor Luar
1.Dareh ekonomi bocor. Estimasi puluhan miliar uang APBD lari tiap tahun, UMKM mati, pengangguran naik.
2.Kualitas Jelek, proyek asal jadi, rusak setahun, karena tidak ada rasa memiliki terhadap Subang.
3.Rawan Korupsi, sistem PL Rp 400 juta, rawan tunjuk langsung jadilah bancakan oknum dan cukong dari luar.
“pram Pratomo Qodirian juga mengatakan ini, sama saja pemerintah Kabupaten Subang memberikan karpet merah untuk memiskinkan rakyatnya sendiri’tegasnya.
4 Tuntutan KPKH.
1.Buat PERBUP, Pro Subang, FIRST wajib 100℅Paket Rp 400 juta untuk kontraktor ber-KTP Subang dan berdomisili Subang.
2.Buka data transparan Publikasikan semua pemenang PL di wabsite nama,alamat ,nilai OPD, biar ketahuan siapa yang main.
3.Sanksi OPD, kepala OPD yang tidak berpihak ke UMKM lokal diberi sanksi, kinerja pak Bupati bangun subang harus dengan tangan orang subang, jangan sampai anak subang jadi penonton di tanah sendiri, uang rakyat harus untuk rakyat subang tegas program.
Pro subang first “stop Invesi”kontraktor uang APBD untuk subang.
Reporter Kompas SBS
D.Jekiw.

