Top 5 This Week

Related Posts

Umpan Rapi & Tendangan Keras, Gaya Elegan Dirpolairud Bawa Tim Menang Telak

Kota Bitung Kompas : Meskipun berlabel pertandingan persahabatan, kenyataannya di lapangan Bro Mini Soccer, Pinokalan, jauh lebih seru dan panas.

Dalam rangka mempererat solidaritas dan sinergi, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menggelar laga futsal melawan awak media yang tergabung dalam Jurnalis Biro Bitung, Jumat (1/05/26).

 

Pertandingan ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga menjadi panggung hiburan yang penuh tawa, drama, dan tentu saja, banyaknya gol yang tercipta.

 

Sorotan utama tertuju pada sosok Direktur Polairud sendiri, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas. Meski usianya sudah menginjak 51 tahun, kelincahannya menguasai bola sungguh luar biasa.

 

Di awal pertandingan, dengan tenang dan penuh percaya diri, Kombes Pol Bayuaji melepaskan tembakan keras yang tak bisa dijangkau oleh kiper tim wartawan, Adit. Bola meluncur deras ke pojok gawang, mencetak gol perdana untuk tim Polairud.

 

“Niat awalnya cuma main-main, tapi yang terjadi di lapangan malah lebih mirip sesi latihan menembak… ke arah gawang wartawan,” canda salah satu peserta.

 

Babak pertama menjadi momen yang paling “menyedihkan” bagi kiper tim media, Adit. Gawang yang dijaganya seolah menjadi “tempat nongkrong” favorit bola. Serangan demi serangan datang bertubi-tubi tanpa henti.

 

Hingga akhirnya, sang kiper harus “angkat tangan” baik secara harfiah maupun emosional, meminta waktu istirahat sejenak. Kalau gawang bisa bicara, mungkin kalimatnya adalah: “Saya butuh waktu… dan mungkin juga pelukan.”

 

Di penghujung babak pertama, skor berubah menjadi 4-2 untuk keunggulan tim Polairud.

 

Memasuki babak kedua, situasi mulai berubah drastis. Bukan karena taktik jitu, melainkan stamina tim wartawan yang satu per satu mulai “pamit undur diri”.

 

Alih-alih bertanding, beberapa awak media lebih memilih duduk manis di pinggir lapangan, beralih fungsi menjadi penonton dan komentator dadakan. Pertandingan pun perlahan berubah menjadi “Polairud vs Polairud featuring Wartawan”.

 

Dengan dominasi yang sangat jelas, serangan terus mengalir. Hingga peluit panjang berbunyi, skor akhir menunjukkan angka 12-7. Kemenangan telak dipersembahkan oleh tim Ditpolairud Polda Sulut.

 

Meski kalah telak dalam hitungan angka, tim wartawan Bitung mengaku tetap menjadi pemenang dalam hal lain.

 

“Kami mungkin kalah skor, tapi kami unggul dalam jumlah cerita lucu dan kenangan manis yang bisa dibawa pulang. Laga ini membuktikan bahwa hubungan Polri dan Pers sangat solid, bahkan di dalam lapangan pun kami tetap kompak bercanda,” ujar salah satu jurnalis.

 

Kegiatan ini sukses mempererat tali persaudaraan, membuktikan bahwa di balik seragam dan tugas masing-masing, ada kebersamaan yang hangat dan kekeluargaan yang erat.

Popular Articles