Kompas.sbs-Rote Ndao – Kondisi jalan rusak di wilayah kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikeluhkan warga. Jalan yang melintasi Polsek Rote Barat Daya, SMP Negeri Rote Barat Daya, dan SD Inpres Batutua itu dinilai membahayakan, terutama bagi pelajar yang setiap hari melintas.
Berdasarkan pantauan awak media ini di lapangan, permukaan jalan didominasi tanah dan batu kerikil tanpa lapisan aspal. Sejumlah lubang kecil hingga sedang terlihat di sepanjang badan jalan. Beberapa titik juga mengalami pengikisan yang membuat permukaan jalan tidak rata dan sulit dilalui kendaraan.
Selain itu, tidak terlihat adanya sistem drainase di sisi jalan. Kondisi ini menyebabkan air mudah menggenang saat hujan dan mempercepat kerusakan jalan.
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan, namun belum mendapat perhatian serius, meski telah melewati dua periode kepemimpinan sebelumnya hingga sekarang.
Sudah lama sekali begini, dari dua periode bupati sebelumnya sampai sekarang belum ada perbaikan yang berarti, ujar seorang warga, Sabtu (11/04/2026).
Warga lain menambahkan, kondisi jalan semakin berbahaya saat musim hujan karena lubang tertutup air.
Kalau hujan, lubang tidak kelihatan. Anak-anak sekolah sering hampir jatuh, katanya.
Jalan tersebut merupakan akses utama bagi siswa, guru, serta aparat kepolisian. Warga menilai kondisi ini berpotensi menghambat aktivitas pendidikan dan pelayanan keamanan di wilayah tersebut.
Hingga kini, warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.YH

