Kompas.SBS – Labuhanbatu Utara
Warga Aek Kanopan Timur, Kualuh Hulu, mempertanyakan kinerja aparat lantaran peredaran sabu-sabu dan pil inex berlangsung terang-terangan di tengah pemukiman. Ironisnya, lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 300 meter dari kantor polisi.
Warga menuding aktivitas ini sudah berlangsung lama dan dikendalikan oleh dua bandar berinisial HR (Heru) dan AVL (Andre). Mereka curiga adanya pembiaran.
“Ini bukan soal kecolongan, jangan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ujar salah satu warga.
Masyarakat khawatir situasi ini merusak generasi muda dan memicu kriminalitas. Mereka menuntut aparat segera bertindak tangkap dan bongkar jaringan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kualuh Hulu belum memberikan respons terkait kasus ini.
(Tim)

